Deklarasi Kelurahan Anti Money Politik Diapresiasi

Redaksi

Rabu, 4 Desember 2019 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandarlampung mendeklarasi Gerakan Kelurahan Anti Politik Uang, di Lapangan Baruna Ria, Karang Maritim, Panjang, Rabu (4/12).

Hal tersebut bertujuan untuk mengkampanyekan gerakan tolak money politik kepada masyarakat, dan memberikan pendidikan politik. Selain itu, Bawaslu juga melirik bahwa wilayah Kecamatan Panjang menjadi salah satu lokasi yang rentan dengan peredaran Politik Uang.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Menurut Herman HN, hal tersebut penting dilakukan guna memberikan pengetahuan pidana politik, dan pelanggaran dalam pilkada yang memang belum banyak diketahui masyarakat. Sehingga masyarakat bisa cerdas dalam memilih pemimpin masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Ini agar bagaimana kedepan kita mendapat pemimpin yang baik, yang dicita-citakan oleh rakyat untuk kemakmuran rakyat,\” ungkap Herman HN.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selain untuk mengkampanyekan gerakan tolak money politik kepada masyarakat, dan memberikan pendidikan politik bahwa ada beberapa item sembako atau produk yang melanggar dan menyebabkan tindak pidana.

\”Kalau tabur-tabur sembako, tabur uang pasti akan mengganti uang dan yang ditaburkan itu. Ini membuat nantinya pemimpin nggak mikirin rakyat lagi, tapi mikirin bagaimana menganti uang itu dulu,\” kata Herman.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Nantinya, kata dia, akan berimbas kepada program yang disuguhkan untuk Kota Bandar Lampung. Dimana tidak ada program gratis lagi untuk masyarakat.

\”Tapi kalo pemimpin nggak pakai uang, begitu jadi seperti Herman HN, gratis-gratis semua. Bagiamana jalan di lebarkan di baguskan, kesehatan, pendidikan gratis untuk rakyat. Jadi carilah pemimpin yang benar-benar mikirkan rakyat,\” ujarnya. (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Senin, 8 Juni 2026 - 22:55 WIB

Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri, Jihan Ajak Lulusan Kembali Bangun Daerah Asal

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:22 WIB