Data Jaga Desa Bermasalah, Kejari Tubaba Lakukan Evaluasi Khusus

Arie

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang Barat (Tubaba) menyoroti lemahnya penginputan data dalam aplikasi Program Jaga Desa di sejumlah tiyuh, khususnya di Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Selain lemahnya penginputan, ditemukan pula data yang tidak akurat serta informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Pengelolaan aset tiyuh juga disebut belum optimal.

Temuan ini terungkap dalam evaluasi khusus yang dilakukan oleh Tim Sistem Kerja Evaluasi Bersama untuk Tiyuh (Sikebut), yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), camat setempat, serta perwakilan APDESI kecamatan. Evaluasi ini fokus pada pengelolaan Dana Desa (DD), aset, dan kinerja Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT).

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan OPD untuk Optimalisasi Program Prioritas, dan Stabilitas Fiskal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejari Tubaba, Mochamad Iqbal, melalui Kepala Seksi Intelijen, Ardi Herlian Syah menyatakan kualitas penginputan data pada aplikasi Jaga Desa masih jauh dari harapan.

“Penginputan data yang tidak akurat menunjukkan lemahnya sistem administrasi. Ini bukan sekadar formalitas, tapi alat kontrol langsung Kejaksaan dalam memantau pembangunan di tingkat tiyuh,” tegas Ardi, didampingi Kasubsi 1 Intelijen, Septian Zade, Selasa (5/8/2025).

Ardi menekankan pentingnya pengisian data secara real-time dan akurat untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas. Ia juga mengungkapkan legalisasi aset di tingkat tiyuh masih belum maksimal, sehingga rawan menimbulkan sengketa di kemudian hari.

Baca Juga  Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba

“Aset yang tidak jelas keberadaannya sangat rawan. Jangan sampai aset tiyuh menjadi konflik hanya karena tidak terdokumentasi dengan baik. Tadi kami sudah cek seluruh dokumen yang dimiliki Tiyuh PJU terkait aset,” tambahnya.

Ia juga menyatakan, evaluasi khusus ini diharapkan menjadi yang pertama dan terakhir di Tiyuh Panaragan Jaya Utama. Jika ke depan masih ditemukan ketidaksesuaian atau penyimpangan, Kejaksaan tidak akan segan melakukan tindakan hukum.

Selain persoalan teknis, Kejari juga menyoroti pentingnya membangun opini publik yang sehat untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan melalui peran aktif media.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Fasilitasi Sengketa HGU PTPN I, Masyarakat Adat Buay Bulan Layangkan Somasi

“Kami ingin tiyuh-tiyuh membentuk opini positif melalui media. Publikasi pengelolaan DD tidak cukup hanya lewat baliho atau spanduk. Media memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tulangbawang Tengah, Achmad Nazaruddin, menyatakan dukungannya terhadap langkah evaluatif yang dilakukan oleh Kejari bersama tim.

“Evaluasi khusus ini menjadi bahan perbaikan bagi kita semua. Saya menekankan agar seluruh aparatur tiyuh, khususnya di Kecamatan Tulangbawang Tengah, dapat mengambil peran masing-masing. Kami di kecamatan siap mendukung dan berharap pembinaan dari Kejaksaan dapat terus berlanjut,” singkatnya. (*)

Berita Terkait

Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita
Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pemprov Lampung Siapkan Anggaran Khusus Penanganan Bencana

Rabu, 9 September 2026 - 12:43 WIB

Reses Ungkap Keluhan Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Selasa, 8 September 2026 - 13:16 WIB

Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026

Senin, 7 September 2026 - 16:02 WIB

Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 14:59 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 167 | Rabu, 9 September 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 02:29 WIB

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB