Chusnunia Dorong Bebas Jamban Cemplung dan Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, mendorong seluruh daerah di wilayahnya untuk mencapai status bebas dari jamban cemplung dan menghentikan praktik buang air besar sembarangan. Dalam upaya meningkatkan sanitasi dan kesehatan masyarakat, Chusnunia Chalim menyatakan pentingnya mengadopsi prinsip Open Defecation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarang.

“Penting bagi masyarakat dan daerah untuk mencapai status Open Defecation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarang. Kabupaten serta kota juga harus bebas dari jamban cemplung,” ujar Chusnunia Chalim dalam pernyataannya di Bandarlampung, Selasa (11 Juli 2023).

Baca Juga  DPRD Lampung Minta DTSEN Kemensos Tepat Sasaran

Penggunaan jamban cemplung dianggap oleh Chusnunia Chalim sebagai tindakan yang belum sepenuhnya memenuhi standar kesehatan. Hal ini dikarenakan kedalaman lubang jamban yang terlalu pendek, yang berisiko mencemari air tanah dan dapat menimbulkan risiko penyakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun penggunaan jamban cemplung lebih baik daripada buang air besar sembarangan, namun masih ada risiko kesehatan karena air tanah bisa tercemar bakteri. Maka, penting bagi kita untuk fokus pada pembangunan jamban sehat,” tambahnya.

Chusnunia Chalim menjelaskan bahwa selain pembangunan jamban sehat, pencapaian status Open Defecation Free (ODF) merupakan salah satu dari lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Hal ini penting untuk mencegah kasus stunting di tengah masyarakat.

Baca Juga  Anak Sekolah Terdampak, DPRD Lampung Soroti Jembatan Putus di Way Pengubuan

“Stunting memiliki kaitan erat dengan kebersihan lingkungan. Karena di daerah pedesaan, limbah industri umumnya terkendali dan tidak menjadi masalah besar. Namun, masalah muncul ketika tidak ada jamban sehingga buang air besar sembarangan menjadi risiko kesehatan,” ujarnya.

Chusnunia Chalim juga menekankan bahwa sanitasi yang buruk dapat menyebabkan penyakit pencernaan akibat bakteri, mengganggu pemenuhan gizi anak, dan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang dapat menyebabkan stunting.

Baca Juga  Gubernur Lampung Siapkan Sistem Manajemen Talenta ASN Berbasis Kompetensi

“Dapat membahayakan jika lalat yang menghinggapi kotoran kemudian hinggap di makanan. Oleh karena itu, ODF, jamban sehat, serta kebiasaan mencuci tangan sebelum makan menjadi kunci pencegahan stunting, selain pemberian gizi yang seimbang. Orang tua perlu memperhatikan aspek-aspek ini dengan serius,” tambahnya.

Beberapa kabupaten di Lampung, seperti Kabupaten Pringsewu, Waykanan, Lampung Selatan, dan Kota Metro, telah berhasil mencapai status Open Defecation Free (ODF), menunjukkan komitmen wilayah tersebut terhadap kesehatan masyarakat dan upaya pencegahan stunting. (Luki) 

Berita Terkait

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli
APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri
Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung
Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor
Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri
Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026
Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut
PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB