Besok, Andi Arief Dipanggil Bawaslu soal Dugaan Mahar Rp 1 Triliun

Redaksi

Kamis, 23 Agustus 2018 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Arief (foto: ist)

Andi Arief (foto: ist)

Jakarta (Netizenku.com): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali menjadwalkan pemanggilan Andi Arief sebagai saksi.

Hal itu terkait dugaan mahar Rp 1 triliun yang dilakukan Sandiaga Uno. Pemanggilan ini akan dilakukan Jumat (24/8/2018).

\”Jadi besok (Jumat) pemanggilan Andi Arief jam 10.00 WIB,\” ujar Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Kamis (23/8/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, pemanggilan ini merupakan panggilan ketiga yang dilakukan Bawaslu. Sebelumnya Andi dua kali tidak memenuhi panggilan Bawaslu.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

\”Ini pemanggilan ketiga. Pemanggilan pertama itu hari Senin (20/8), kedua Selasa (21/8) dan ketiga Jumat (24/8),\” jelas Ratna.

Sementara, Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan telah mengkonfirmasi terkait kehadiran Andi.

Menurutnya, Andi mengatakan besok akan memenuhi panggilan Bawaslu.

\”Besok Pak Andi Arief akan tiba pukul 10.00 kalau menurut WA kita, menurut hasil komunikasi kita. Meskipun sekarang beliau ada di Lampung, katanya kemungkinan besok (Jumat) bisa hadir,\” kata Fritz.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Sedangkan terkait pemanggilan Sandiaga Uno, Fritz mengatakan akan menunggu perkembangan dari hasil kesaksian yang diberikan Andi.

Nantinya Bawaslu akan memeriksa apakah terdapat bukti yang menguatkan terkait dengan dugaan mahar tersebut.

\”Jadi siapa saja yang akan dipanggil tergantung isi dari kesaksian beliau (Andi) besok. Jadi ya kita lihat apakah ada bukti-bukti pemberian atau tidak, apakah beliau melihat dan menyaksikan sendiri ada proses pemberian atau beliau mendengar, dari situ kami baru bisa melangkah ke hal-hal yang berikutnya,\” tuturnya.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Sebelumnya, Sandiaga Uno dilaporkan ke Bawaslu karena tudingan Wasekjen Demokrat Andi Arief soal duit Rp 500 miliar.

Sandiaga dituding memberikan uang tersebut ke PKS dan PAN untuk penentuan cawapres Prabowo Subianto.

Sandiaga telah membantah kabar itu. Dia mengatakan tidak ada uang mahar yang diberikan ke parpol koalisinya.

\”Kita bisa pastikan itu tidak betul yang disampaikan,\” tegas Sandiaga, Minggu (12/8). (dtc/lan)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Senin, 18 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pemprov Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Senin, 18 Mei 2026 - 14:14 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung Datangi KPPG

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:27 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO Anak di Surabaya

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

Tulang Bawang Barat

Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

Senin, 18 Mei 2026 - 22:03 WIB

Lampung

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB