BERBAGI

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandarlampung, Jln Gatot Subroto, Pahoman, Selasa (10/9).

Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Bayana mengatakan melalui kegiatan tersebut pihaknya berharap dapat mencegah terjadinya pernikahan usia muda, khususnya di kalangan pelajar.

“Saya roadshow tiap ada kesempatan ke sekolah, untuk memberikan pemahaman bahwa pernikahan dini ini berdampak ketika hamil dan bersalin di usia muda, alat reproduksi belum siap, sehingga beresiko tinggi pada kematian ibu dan anak,” terang mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung itu.

Menurut Bayana, tidak sedikit hal-hal yang merugikan imbas dari pernikahan dini. Selain beresiko putus sekolah (drop out), Bayana menyebut pernikahan dini pada anak sekolah juga berpotensi terjadinya kekerasan pada perempuan dan anak.

Lanjutnya, peluang kerja terbatas dengan upah murah bakal berdampak pada kurang mampunya dalam pemenuhan kebutuhan. Hal itu juga memicu sering terjadinya pertengkaran dan kekerasan dalam rumah tangga.

“Karena dengan pernikahan dini, tingkat resiko perceraian juga meningkat karena usianya belum matang ada persoalan rumah tangga sedikit saja bisa goyah,” pungkasnya. (Leni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here