Bawaslu Lampung Kebut Penanganan Pelanggaran Administrasi TSM

Redaksi

Kamis, 17 Desember 2020 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah usai memimpin sidang pembacaan putusan pendahuluan di Sekretariat Bawaslu setempat, Selasa (15/12). Foto: Netizenku.com

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah usai memimpin sidang pembacaan putusan pendahuluan di Sekretariat Bawaslu setempat, Selasa (15/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Bawaslu Provinsi Lampung mengagendakan pemeriksaan saksi Pelapor dan Terlapor dalam dugaan pelanggaran administrasi pemilihan di Pilkada Bandarlampung yang terjadi secara terstruktur, sistematis, masif (TSM) pada Jumat (18/12) besok di Hotel Bukit Randu pukul 09.00 WIB.

\”Besok, kepada masing-masing Pelapor dan Terlapor untuk bisa menyampaikan daftar bukti dan para saksi, termasuk kita akan menghadirkan ahli,\” kata Majelis Pemeriksa Fatikhatul Khoiriyah yang juga Ketua Bawaslu Lampung, Kamis (17/12).

\”Sehingga kami bisa mengatur waktunya nanti, butuh berapa lama untuk melaksanakan pemeriksaan kepada saksi-saksi, juga ahli, diserahkan pada hari Senin (21/12). Bahkan kalaupun memungkinkan, Pelapor dan Terlapor, untuk melakukan pemeriksaan saksi di hari tersebut,\” ujar Khoir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menambahkan Bawaslu Lampung memiliki waktu penanganan pelanggaran administrasi TSM selama 14 hari.

Dalam waktu 14 hari tersebut, Khoir bersama Pelapor dan Terlapor akan melakukan pemeriksaan secara maraton hingga di malam hari.

\”Waktu penanganan kita adalah 14 hari kalau nanti berkenan dari Pelapor dan Terlapor, kita akan melakukan pemeriksaan secara maraton, kalau saksinya banyak tentu kita juga akan melakukan sidang di malam hari sehingga bisa secara utuh mendengarkan saksi-saksi Pelapor dan Terlapor,\” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:17 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Berita Terbaru

Bupati dan Wakil Bupati Tubaba, Novriwan Jaya - Nadirsyah

Tulang Bawang Barat

Tubaba Jadi Contoh Daerah Lain Berkat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:11 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi Lewat Implementasi MCSP 2026

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:43 WIB

Tulang Bawang Barat

Bupati Tubaba: Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Fiskal Daerah

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:54 WIB