Bawaslu Intensifkan Sosialisasi Anti Politik Uang & Netralitas ASN

Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah, di Kantor Kelurahan Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat, Kamis (15/10). Foto: Netizenku.com

Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah, di Kantor Kelurahan Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat, Kamis (15/10). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Bawaslu Bandarlampung kembali mengintensifkan sosialisasi pilkada anti politik uang dan netralitas aparatur sipil negara (ASN) di 126 kelurahan se-Bandarlampung.

\”Kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada ancaman pidana pemilu apabila menerima atau memberi. Pemberi dan penerima ada ancaman pidana pada Pasal 187A UU Nomor 10 Tahun 2016,\” kata Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah, di Kantor Kelurahan Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat, Kamis (15/10).

Dalam sosialisasi yang diikuti oleh masyarakat setempat, Candrawansah juga mengingatkan pentingnya netralitas ASN di Pilwakot Bandarlampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Tentang netralitas ASN juga kami sampaikan bahwa ASN harus netral. Jelas pada Pasal 70 ASN-nya harus netral. Dan ada larangan juga terkait orang yang memanfaatkan ASN untuk kepentingan di dalam pemenangan calon,\” ujar dia.

Pelanggaran terhadap netralitas ASN mengandung unsur pidana pemilu seperti tercntum pada Pasal 187 dan Pasal 188, apabila menggunakan ASN untuk memenangkan ataupun melibatkan diri dalam pemenangan.

Dia menegaskan kembali kepada masyarakat agar tidak membubarkan kegiatan kampanye yang dilaksanakan secara formal, atau kampanye yang memiliki surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari kepolisian dengan dalih protokol kesehatan.

\”Masalah protokol kesehatan, tidak bisa juga dalam sebuah kegiatan kampanye secara formal, masyarakat ataupun apapun namanya membubarkan kegiatan tersebut,\” katanya.

\”Ada ancaman pidana seperti disebutkan dalam Pasal 187 ayat 4 terkait dengan setiap orang yang mengacaukan atau menghalangi dan mengganggu kampanye secara formal yang memiliki STTP dari pihak Kepolisian dan ditembuskan kepada Bawaslu,\” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB