Bandarlampung Mulai Lenggang

Redaksi

Selasa, 17 Maret 2020 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Arus lalu lintas di Jalan Raden Intan, Selasa (17/3), sekitar pukul 16.00 WIB.

Foto: Arus lalu lintas di Jalan Raden Intan, Selasa (17/3), sekitar pukul 16.00 WIB.

Bandarlampung (Lentera SL): Pasca terbitnya imbauan pemerintah untuk menghindari berkegiatan di luar atau tempat umum, sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bandarlampung tampak mulai lenggang atau menyepi. Tak hanya arus jalan, angkutan umum hingga ojek online tak begitu ramai berkeliaran.

Namun, dalam pantauan Lentera Swara Lampung, Selasa (17/3) pada pukul jam sibuk seperti pukul 07.00-08.00 WIB serta pukul 16.00-17.00 WIB, arus lalu lintas jalan protokol di pusat kota masih tampak berjalan seperti biasa. Hanya saja, kepadatan kendaraan tampak berkurang.

Pasalnya, di hari kerja (Senin-Jumat) jalan protokol seperti, Jalan Raden Intan, Jenderal Sudirman, Kartini, Teuku Umar, Antasari dan ZA. Pagar Alam biasanya dipadati kendaraan, bahkan terkadang tersendat dan menimbulkan kemacetan akibat volume kendaraan yang begitu padat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, beberapa rumah makan dan toko-toko kecil tutup lebih awal. Salah satunya yakni di wilayah Universitas Bandarlampung (UBL). Menurut salah seorang warga, banyaknya rumah makan tutup kecil lantaran beberapa kampus yang telah di liburkan.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Kerasa banget sepinya, ini aja rumah makan langganan pada tutup. Mungkin karena libur \” ujar salah satu mahasiswa, Iwan.

Selain arus lalu lintas dan wilayah kampus, pusat perbelanjaan mall juga tampak terlihat sepi. Salah satunya seperti mal Central Palaza. Meski demikian, terdapat sejumlah masyarakat masih tetap berkunjung. Namun setiap pengunjung wajib dilakukan tes suhu tubuh sebelum memasuki mal.

Menurut salah seorang staff, Maini Dertiwarti (22), terkait traffic pengunjung memang ada penurunan sejak fenomena virus corona di masyarakat mulai meningkat.  Namun, penurunan jumlah pengunjung tidak terlalu signifikan.

\”Ya memang agak sepi, tapi nggak terlalu jauh. Operasional mall juga masih seperti biasa. Yang paling penting kebersihan mall terus diperhatikan, pengunjung juga tetap dilakukan tes suhu tubuh,\” kata Maini, melalui sambungan telepon, Selasa (17/3).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Menariknya, penyediaan antiseptik juga dilakukan oleh salah seorang pedagang es kepala muda di wilayah Kemiling, Bandarlampung tepatnya di depan SMP 14 Bandarlampung. Ia percaya atas informasi yang beredar antiseptic dapat menghambat pengembang biakan virus corona.

“Iya ini antiseptic. Sekarang mah ngeri mas, takut corona, makanya ini saya sediakan,” kata seorang Ibu Rumah Tangga tersebut.

Di sisi lain, selain Gedung Pelayanan Pemerintah Kota Bandarlampung, Kantor Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Lampung masih ramai pengunjung, Selasa (17/3).

Dalam pantauan, sebaian besar masyarakat yang menghampiri kantor pelayanan jaminan kesehatan tampak menggunakan masker. BPJS Kesehatan Lampung juga menyediakan antiseptic untuk menyeterilkan pengunjung yang hadir dalam rangka melakukan pencegahan penyebaran virus corona.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Salah satu pengunjung, Nur Indah (24), warga kaliawi, Tanjungkarang Pusat, mengungkapkan bahwa dirinya mengunjungi kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perpindahan alamat. “Iya ini ramai seperti biasa, ini saja saya antrian ke 207,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sebelum masuk diminta untuk memakai antiseptic. Namun kantor BPJS belum melakukan pengecekan suhu tubuh. “Iya tadi di suruh pakai antiseptic, tapi kalau alat untuk deteksi suhu tubuh itu nggak ada,” tuturnya.

Dirinya yang kurang lebih mengantre selama satu jam itu mengungkapkan tidak merasa panic menanggapi isu virus corona ini. “Kalau saya sih biasa aja, makanya nggak pakai masker. Susah juga sih nyarinya. Tapi kalau ngeliat semua-semua masyarakat yang di sini pakai masker kita enggak agak gimana juga ya,” bebernya. (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Senin, 8 Juni 2026 - 22:55 WIB

Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri, Jihan Ajak Lulusan Kembali Bangun Daerah Asal

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:22 WIB