Backpacker Tua Jalan Kaki Kelilingi Nusantara

Redaksi

Senin, 25 Februari 2019 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Seorang pria paruh baya bermodalkan tekat dan nekad berhasil kelilingi nusantara dari Sabang hingga Merauke.

Pakde Sutyo suyatno (53) namanya, memulai perjalanan untuk menyiasati arti hidup sejak tahun 2000, Pakde Sutyo berhasil menjamahi pulau-pulau di Indonesia. Dari Jawa, Bali, Timor Timur, Irian Jaya hingga Sumatera.

Berangkat dari kota Pekalongan bertujuan ke Banda Aceh, Pakde Sutyo kembali melakukan perjalanan melintasi Sumatera yang dimulainya 2016 silam. Perjalanan ini merupakan yang terakhir sebagai puncaknya untuk menuju istana negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pijakan kaki yang seharusnya lemah untuk menopang beban sebuah tas yang sudah nampak kumuh dimakan usia. Bersenjata dengan sebuah tongkat kayu dibaluti kain bendera merah putih diatasnya menjadi kebanggaan tersendiri untuk merajut asa.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Berjalan sendirian dengan konsisten, tidak sedikitpun menggunakan transportasi darat, terkecuali kapal laut untuk menyebrangi samudera.

Lapar sudah jadi hal lumrah baginya. Sepeserpun uang tak dibawa, bahkan untuk merajut kehidupan disetiap perjalanannya. \”Anak saya sering telepon,\’sudah makan belum?\’ itupun sudah membuat saya bahagia.\” katanya.

\”Barang yang saya bawa sudah sangat berat, jika keliling Nusantara membawa uang, butuh berapa banyak uang yang akan dibawa untuk menghidupi saya? Mungkin sekarungpun tak akan cukup. Akan semakin berat beban yang saya bawa,\” terang Pakde, tanpa gigi hiasi tawanya.

Hanya dengan KTP dan surat jalan sebagai andalan dan saksi bisu utama untuk membuktikan kepada beribu orang yang telah dijumpainya disepanjang perjalanan Pakde Sutyo.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Kalau orang Jawa bilang, Kuleh nggolek sakjeruni wintoro, mencari sejatinya alam, kita nikmati apa yang ada dikiri dan dikanan,\” ujarnya sangat tegas dengan tangan berwana cokelat gelap diangkat untuk meyakinkan kegagahannya.

Baginya, untuk orang seperti ini sejatinya sudah dapat dibilang langkah. Kebanyakan orang berjalan dengan iming-iming pencitraan dan sebagainya. Ia menegaskan, jika dirinya sungguh berbeda. Ketika berhasil bertemu dengan kepala daerah, itupun merupakan bonus dalam perjalanannya.

Dibulan Desember pakde akan ke istana negara, berkas-berkas yang berhasil ia kumpulkan akan diserahkan kepada Presiden. “Namun saya tidak muluk-muluk, diterima Alhamdulillah, kalau tidak, ya legowo saja. Jika saya terlalu berharap takutnya stress jadinya.\” ujarnya.

Sebuah alasan yang begitu sederhana memotivasi Pakde Sutyo melakukan perjalanannya.\”Bagi saya, yang membangkitkan diri adalah mampu tidaknya seorang dengan seusia saya mengelilingi tanah Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Pakde Sutyo menjelaskan, rintangan dalam perjalanannya sungguh sangat banyak, berbagai daerah memiliki kesan yang berbeda. Seperti Kota Bandarlampung, yang mebuatnya bangga ialah warga di Bandarlampung respect akan keberadaannya ketika menyinggahi daerah ini.

\”Tetapi tak semua daerah seperti itu. Sedikitnya hanya 5 daerah yang merespons keberadaanya, salah satunya kota Bandarlampung.\” jelas Pakde Sutyo di depan Gedung Pelayanan Pemerintah Kota Bandarlampung, Senin (25/2).

Ia bersyukur diterima di Kota Bandarlampung, bahkan diterima langsung oleh Walikota Bandarlampung Herman HN. “Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandarlampung yang telah menerima saya. Penerimaan ini juga merupakan bagian dari kebahagiaan dalam perjalanan,” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:13 WIB

Bupati Pringsewu Raih Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Cultural Policing

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIB

Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

Lampung

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB