Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten setempat telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada seluruh sekolah agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru 2021/2022 dilaksanakan secara daring selama 14 hari sejak 12 Juli mendatang.
Surat pemberitahuan tersebut dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tubaba nomor: 800/390/II.01/Tubaba/2021 perihal pemberitahuan yang dikeluarkan pada Jum’at (9/7) ditujukan kepada pemilik PAUD/TK, kepala PAUD dan TK, pengawas jenjang SD dan SMP, kepala UPT satuan pendidikan jenjang SD dan SMP se-Tubaba.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tubaba, Budiman Jaya, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Badri, mengatakan pelaksanaan KBM tahun ajaran baru 2021/2022 secara daring mulai 12 Juli hingga 26 Juli tersebut guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kabupaten setempat.
“Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 khususnya di kalangan pelajar dan pendidik, maka kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) pada tahun palajaran 2021/2022 akan dilaksanakan secara daring selama 14 hari,” ujarnya saat di konfirmasi melalui ponselnya, Jumat siang (9/7).
Keputusan pembelajaran PTM secara daring ini juga didasari atas keluarnya Surat Edaran Gubernur Lampung nomor: 045/2522/V.01/2021 tanggal 8 Juli 2021 tentang perubahan Surat Edaran Gubernur Lampung nomor: 045/2462/V.01/2021 tentang pembelajaran di masa pandemi Covid-19 pada satuan pendidikan di Provinsi Lampung.
Selain itu, juga hasil rapat koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tubaba tanggal 8 Juli tentang penerapan PPKM Mikro dan kontijensi klaster Covid-19.
“Kita lihat perkembangan Covid-19 kedepan, jika ke depan semakin membaik bahkan statusnya menjadi Zona Hijau sekolah akan melaksanakan belajar secara tatap muka, tetapi jika masih tinggi ya bisa saja belajar secara daringnya diperpanjang,” ujarnya.
Pihaknya berharap pemberitahuan pembelajaran secara daring tersebut dapat menjadi perhatian pihak sekolah, dan menyebarluaskannya kepada para wali murid agar mempersiapkan pembelajaran secara daring bagi anak-anaknya.
Sementara perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tubaba hingga Jumat (9/7) bersumber dari Dinas Kesehatan Tubaba, jumlah pasien konfirmasi positif sebanyak 351 orang yang terdiri dari pasien positif dirawat di RSUD Tubaba sebanyak 2 orang, pasien positif dirawat di RS Lainnya sebanyak 11 orang, pasien positif isolasi mandiri sebanyak 15 orang, pasien negatif /selesai isolasi sebanyak 291 orang, dan pasien positif meninggal dunia sebanyak 32 orang, serta kontak erat dengan pasien positif sebanyak 105 orang. (Arie/len)