Arinal Lirik Sebalang jadi KIET

Redaksi

Rabu, 4 September 2019 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi melirik Sebalang, Tarahan Lampung menjadi lokasi  dalam mengupayakan percepatan pembangunan Kawasan Industri Energi Terpadu (KIET).

Sebalang, sejatinya telah diusulkan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS agar diakomodir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024.

Arinal menjelaskan bahwa Tarahan Lampung memenuhi syarat efisiensi integrasi hilirisasi produk migas dan baja untuk dijadikan KIET. Hal ini mengingat lokasi Sebalang yang dekat dengan posisi konsentrasi konsumen, potensi dukungan lingkungan dengan potensi  kedalaman (draft) navigasi sekitar 24m Low Water Spring (LWS), Potensi  dukungan infrastruktur darat, ketersediaan Air Baku serta Potensi dukungan lingkungan yang cukup.

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, lanjutnya, Lampung memiliki kemampuan luar biasa, mengingat Banten khususnya Cilegon memiliki daya dukung mempertahankan kawasan industri yang semakin menurun. Kemudian kawasan industri jabotabek juga kurang efisien.

Upaya tersebut terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD), yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lt. 2 Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung, Bandarlampung, Selasa (3/9) siang.

Menurut Gubernur, Asosiasi Industri Olefin dan Plastik Indonesia mencatat lebih dari separuh kebutuhan Petrokimia dalam negeri berasal dari impor. Impor masih diatas 55% dari Kebutuhan Nasional. Sementara Permintaan produk petrokimia hulu yang meliputi polietilena (PE), polipropilena (PP), polistirena (PS) dan polivinil klorida (PVC) sepanjang tahun 2017 sebanyak 5,83 juta ton.

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Evakuasi Pohon Tumbang di Panjang

“Dari hampir 6 juta ton kebutuhan bahan baku petrokimia di dalam negeri tersebut, industri petrokimia di dalam negeri hanya mampu dipenuhi 2 juta ton. Sisanya harus impor, hal yang tak terhindarkan menjadi pemborosan devisa nasional,” jelasnya.

Arinal juga menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia karena berperan penting dalam memenuhi kebutuhan produksi di sektor manufaktur yang sifatnya padat modal, padat teknologi, dan lahap energi. Oleh sebab itu, pengembangan industri kimia perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah.

Baca Juga  Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Oleh karena itu, selain menggalang komitmen para pihak pemangku kebijakan baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, Gubernur Arinal berharap FGD ini  dapat  menggali potensi dukungan-dukungan dalam rangka percepatan pelaksanaan proyek, sekaligus menginventarisir permasalahan dan solusi penyelesaiannya.

Sementara, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Budiharto Setyawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD ini sebagai bentuk sinergi antara Pemprov Lampung dan BI yang semakin baik dan terus meningkat. “FGD ini juga sebagai dukungan dari BI dalam meningkatkan perekonomian Provinsi Lampung,” jelasnya.

Budiharto berharap FGD ini mampu meningkatkan perekonomian dan investasi di Provinsi Lampung. (Leni)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Dorong Petani Lampung Kembangkan Pupuk Hayati Secara Mandiri

Kamis, 24 September 2026 - 20:52 WIB

Pemprov Lampung Tindaklanjuti Aspirasi PPRL soal Konflik Agraria

Kamis, 24 September 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza Launching Perlindungan Jamsostek bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 19:46 WIB

Lampung Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Regional Sumatera dalam Pengendalian Inflasi

Berita Terbaru

Lampung Selatan

ASDP Bakauheni Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:42 WIB

Lampung

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:50 WIB