Aparatur Lingkungan Rangkap Penyelenggara Pemilu Harus Lepas Jabatan

Redaksi

Senin, 28 September 2020 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Bandarlampung mengadakan kegiatan Workshop Penanganan Pelanggaran Kode Etik Panitia Adhoc di Hotel Golden Tulip Spring Hill, Senin (28/9). Foto: Netizenku.com

Bawaslu Bandarlampung mengadakan kegiatan Workshop Penanganan Pelanggaran Kode Etik Panitia Adhoc di Hotel Golden Tulip Spring Hill, Senin (28/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Dosen FISIP Universitas Lampung Robi Cahyadi Kurniawan menegaskan aparatur pemerintahan setingkat RT/RW dan kepala lingkungan (kaling) yang memiliki rangkap jabatan sebagai penyelenggara pemilu tingkat adhoc harus memilih salah satu posisi.

\”Bawaslu Kota atau Panwaslu Kecamatan itu harus memberikan teguran dan memberikan ketegasan, harus pilih, mau jadi Panwaslu atau RT/RW. Pilih salah satu, harus lepas salah satu, itu tidak sesuai aturan. Kalau saya tegas itu harus pilih salah satu atau diganti yang lain,\” kata Robi, Senin (28/9).

Hal itu disampaikan usai mengikuti kegiatan Bawaslu Kota Bandarlampung tentang Penanganan Pelanggaran Kode Etik Panitia Adhoc di Hotel Golden Tulip Spring Hill.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dalam bentuk workshop dan diikuti Panwaslu Kelurahan se-Bandarlampung ini merupakan tindak lanjut dari rilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Tahun 2020 yang dikeluarkan Bawaslu RI, pekan lalu.

\”Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu kondisi sosial politik, tingkat partisipasi pemilih, dan kerawanan konflik dalam pilkada. Jadi yang harus diperhatikan permasalahan urgent saat ini adalah masalah politik uang, netralitas ASN,\” ujar dia.

Robi menilai sangat sulit menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 di pilkada saat pandemik. Sehingga beberapa survei, termasuk dari Bawaslu pusat memprediksi bahwa partisipasi pemilih pada saat Pilkada 2020 tidak mencapai target KPU RI yang telah ditentukan sebesar 77,5 persen.

\”Makanya perlu sosialisasi yang sangat kuat dilakukan oleh KPU. Tapi peran Bawaslu itu juga penting dalam hal menjaga aturan itu tetap berjalan dengan baik,\” katanya.

Menurut Robi, yang menjadi permasalahan adalah Bawaslu tidak bisa bekerja sendirian, dibutuhkan peran serta masyarakat untuk melaporkan atau memberikan temuan-temuan kepada Bawaslu dan membantu kerja Bawaslu sehingga penyelenggaraan pilkada bisa berjalan baik dan sesuai aturan.

Pada kesempatan yanga sama, Koordinator Divisi Penanganan dan Pelanggaran Bawaslu Bandarlampung, Yahnu Wiguno Sanyoto, mengatakan Bawaslu melakukan asesmen terkait syarat dan ketentuan dalam merekrut jajaran adhoc.

\”Di situ tidak secara tertulis disebutkan bahwa ketika dia punya jabatan sebagai RT/RW atau kaling itu tidak serta merta tidak boleh mendaftar. Yang tidak boleh itu kan biasanya, tidak terlibat partai politik, bukan pengurus atau anggota partai politik,\” kata Yahnu.

\”Ketika merekrut RT/RW atau kaling tidak bertentangan dengan aturan yang ada,\” lanjut dia.

Ketika kemudian ditemukan sikap tidak netral dari dua peran yang dimiliki jajaran adhoc, bisa dilaporkan terkait dengan ketidakprofesionalan  adhoc sebagai Panwaslu.

\”Itu akan kita proses pengawasan kode etiknya. Silahkan masyarakat melaporkan tapi dalam konteks dugaan pelanggaran kode etik,\” tutup Yahnu. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:48 WIB

Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:21 WIB

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:20 WIB

KONI Lampung Bentuk Panitia Persiapan Porprov X 2026 di Bandar Lampung

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Selasa, 3 Feb 2026 - 19:54 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Feb 2026 - 18:21 WIB

Lampung

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Feb 2026 - 13:21 WIB