Andi Surya: Jika Tebukti, Paslon Bagi-bagi Duit Harus Didiskualifikasi

Redaksi

Jumat, 29 Juni 2018 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com):
Mencermati perkembangan hasil pilkada Lampung khususnya Pilgub terkait dugaan \’money politic\’ yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon, Anggota DPD RI, Andi Surya, memberi pandangan agar rakyat Lampung bersabar menunggu hasil ketetapan KPU dan mendorong Bawaslu melakukan langkah-langkah penyelidikan atas pengaduan pelanggaran pilkada.

\”Mari kita sama-sama menunggu hasil ketetapan KPU meski pun saat ini sudah tersaji hasil hitung cepat oleh lembaga survey yang mengungkap perolehan suara calon pemimpin,\” ungkapnya.

DPD RI, menurutnya, dengan kewenangan pengawasan pilkada berdasar undang-undang terus memonitor perkembangan Pilkada Lampung. \”Kita hargai hitung cepat berdasar metodologi ilmu yang mempublish hasil pilkada dengan netral, namun juga ekses yang terjadi di lapangan berupa dugaan politik uang yang dilaporkan masyarakat harus menjadi perhatian bersama terutama Bawaslu,\” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya juga meminta kepada seluruh pihak agar memberi kesempatan kepada Bawaslu Lampung untuk melakukan prosedur penyelidikan atas laporan bagi-bagi duit dari salah satu pasangan calon.

\”Jika hasil penyelidikan Bawaslu tidak terbukti, maka semua rakyat Lampung seyogyanya mendukung pasangan calon yang terpilih untuk memimpin pemerintahan provinsi ini. Namun, jika terbukti adanya money politic yang mencederai demokrasi pilkada Lampung, maka seyogyanya Bawaslu tegas menetapkan aturan diskualifikasi atau pembatalan bagi yang melakukan itu,\” tutup Andi Surya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:17 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Berita Terbaru

Bupati dan Wakil Bupati Tubaba, Novriwan Jaya - Nadirsyah

Tulang Bawang Barat

Tubaba Jadi Contoh Daerah Lain Berkat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:11 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi Lewat Implementasi MCSP 2026

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:43 WIB

Tulang Bawang Barat

Bupati Tubaba: Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Fiskal Daerah

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:54 WIB