Bandarlampung (Netizenku.com): Puluhan Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unila Kawal Pilrek (AMUKP) menggelar aksi damai. Aksi tersebut dilaksanakan di Gedung Rektorat Unila, Kamis (22/12).
Koordinator Lapangan, Ichwan chaniago, mengatakan pihaknya mendukung proses Pilrek Unila yang saat ini sedang berlangsung akan tetapi dengan catatan tetap diperhatikan kriteria calon rektor yang akan memimpin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami yang tergabung AMUKP mendukung proses pemilihan Rektor Unila, dengan banyaknya masalah yang dihadapi Unila terkait kasus korupsi pada beberapa pejabat kampus, sehingga kami mendukung proses pilrek yang bebas dari praktek korupsi, serta menolak calon rektor yang terlibat dalam proses hukum,” ujar Ichwan saat menyampaikan orasi.
Ia melanjutkan, Senat Unila harus lebih selektif serta mengidentifikasi secara proporsional dalam menetapkan calon Rektor Unila.
“Kami mendorong kepada Senat Unila untuk benar-benar menilai dan menimbang bakal calon rektor saat menetapkan 3 besar calon Rektor Unila”, lanjutnya.
Senada dengan itu, Jendral Lapangan, Prima Ardiansyah mengatakan, dengan berlangsung pemilihan Pilrek Unila, supaya para calon benar-benar tidak terlibat dalam kasus korupsi, serta bebas dalam proses hukum.
“Universitas Lampung untuk perhari ini masih melekat dengan kasus korupsi, untuk itu kita aliansi berharap rektor yang akan terpilih bebas dari kasus korupsi serta tidak pernah terlibat dalam proses hukum”, kata dia.
Adapun tuntutan yang diajukan oleh AMUKP antara lain:
1. Pilrek harus bebas dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
2. Meminta pihak panitia pelaksana pilrek
untuk bersikap transparan dan keterbukaan informasi. Termasuk rekam jejak para kandidat bakal calon rektor.
3. Menolak keterlibatan parpol atau pun
praktek politik praktis dalam dunia pendidikan khususnya di unila
4. Menolak calon rektor yang pernah terlibat dalam proses hukum. (Luki)








