Ahmad Giri Akbar Lantik BPC HIPMI Lampung Barat

Leni Marlina

Kamis, 8 Agustus 2024 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pengurus BPC HIPMI Lampung Barat dengan Penjabat Bupati Nukman usai pelantikan. (Iwan/NK)

Foto bersama Pengurus BPC HIPMI Lampung Barat dengan Penjabat Bupati Nukman usai pelantikan. (Iwan/NK)

Liwa (Netizenku.com): Kepengurusan Badan
Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Lampung Barat, periode 2024-2027 yang telah menerima SK Nomor: 024/SKEP-BPD/LPG/VIII/2024, dilantik Ketua Umum BPD HIPMI Lampung Ahmad Giri Akbar, di Lamban Pancasila, Kamis (8/8/2024).

Ketua BPC HIPMI Lampung Barat, periode 2024,-2027, M Irfan Fadhilah Mabsus, mengatakan akan membangun dunia kewirausahaan dengan menjalankan program yang disinergikan terhadap program Pemkab Lampung Barat.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

“HIPMI Lampung Barat akan mengembangkan dunia kewirausahaan dalam rangka memajukan dan mensejahterakan masyarakat, maka dalam pengembangan program akan disinergikan dengan program Pemkab Lampung Barat,” kata Irfan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Penjabat Bupati (Pj) Lampung Barat, Nukman, berharap dengan dilantiknya pengurus baru, HIPMI bisa lebih baik, profesional, kreatif, dan inovatif, sehingga bisa membantu mendorong ekonomi menuju Lampung Barat hebat.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Nukman juga meminta organisasi yang merupakan kumpulan pengusaha muda tersebut, dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi daerah serta pengembangan sektor UMKM, karena HIPMI merupakan organisasi mandiri.

“Sebagai mitra pemerintah daerah, diharapkan HIPMI dapat menjadi wadah kreatifitas, inovatif para pengusaha, serta dapat menjembatani pelaku UMKM yang berada di Lampung Barat untuk terus berkembang,” harap Nukman.

Baca Juga  Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

Nukman menyampaikan saat ini Kabupaten Lampung Barat sedang membangun pasar tematik di Kecamatan Lumbok Seminung, pasar yang bernuansa wisata kedepannya dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha dalam mengembangkan dunia usaha.

“HIPMI dapat memanfaatkan pembangunan pasar tematik yang sedang berjalan, dengan ikut serta pemanfaatan dan pengembangan pasar tersebut, serta berperan aktif dalam menciptakan inovasi, dengan tetap menjalin sinergistas dengan pemerintah,” harapnya. (Iwan)

Berita Terkait

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet
Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan
PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:39 WIB

Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan BEM Unila, Tekankan Peran Mahasiswa

Jumat, 3 April 2026 - 20:56 WIB

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Berita Terbaru

Pringsewu

Kejari Pringsewu Eksekusi Uang Pengganti Korupsi Rp1,8 Miliar

Senin, 6 Apr 2026 - 19:03 WIB