Ade Utami Ibnu: Kita Harusnya Berterimakasih Dengan Bima

Redaksi

Rabu, 21 Juni 2023 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Ade Utami Ibnu, angkat bicara mengenai viralnya pernyataan Bima, seorang mahasiswa asal Lampung yang sedang menempuh pendidikan di Australia. Pernyataan tersebut kemudian mendapatkan respons dari salah satu tim hukum Gubernur.

Politisi PKS Lampung tersebut berpendapat bahwa kritik merupakan hal yang biasa dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik, dan tidak perlu direspon secara berlebihan. Bahkan, menurutnya, kritik tersebut harus dianggap sebagai bentuk cinta kasih warga terhadap daerah mereka, Sai Bumi Ruwa Jurai.

Baca Juga  Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

“Kita seharusnya berterima kasih atas kritik yang disampaikan oleh Bima terkait kondisi Lampung. Hal ini menunjukkan cinta kasih Bima terhadap Lampung dan merupakan ekspresi kepedulian serta partisipasi warga terhadap kemajuan daerah,” kata Ade Utami Ibnu melalui pesan WhatsApp pada Kamis (13/04).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Sementara itu, terkait pernyataan mahasiswa tersebut yang menggunakan simbolisasi situasi daerah dengan menyebutnya sebagai “Dajjal”, Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung menyatakan bahwa penyebutan tersebut mungkin dimaksudkan untuk mendapatkan perhatian publik yang lebih luas.

“Terkadang, penggunaan simbolisasi dalam kata-kata yang singkat penting agar masyarakat semakin memperhatikan tema yang sedang dibicarakan,” tegas Ade.

Ade menilai bahwa melaporkan kasus ini ke ranah hukum bukanlah solusi yang bijak. Ia justru berpendapat bahwa Pemerintah Provinsi harus menanggapi kritik tersebut dengan tindakan nyata yang sejalan dengan makna “Dajjal”, yaitu menjadi “Malaikat”. Hal ini berarti bahwa Pemerintah Daerah dan semua pemangku kebijakan, termasuk anggota DPRD Lampung, harus menjadi “malaikat” bagi rakyat dengan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang bermanfaat.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

“Dalam konteks ini, Pemerintah Provinsi harus menjadi ‘malaikat’ bagi rakyat melalui kebijakan-kebijakan yang nyata,” pungkas Ade. (Luki)

Berita Terkait

Ahmad Giri Akbar, Pernyataan Prabowo soal Dolar Harus Dipahami Secara Utuh
Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel
Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat
Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu
Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung
Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung
DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga
DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:40 WIB

Ahmad Giri Akbar, Pernyataan Prabowo soal Dolar Harus Dipahami Secara Utuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:36 WIB

Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:49 WIB

Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Senin, 18 Mei 2026 - 15:39 WIB

I Made Suarjaya Minta Kisruh Pimpinan Lamteng Diselesaikan

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB