Johan Merasa Dirugikan Atas Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Redaksi

Selasa, 13 November 2018 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kasus pemalsuan tanda tangan dalam pembuatan undangan pemanggilan panitia seleksi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung oleh komisi I DPRD Lampung beberapa waktu lalu masih terus berlanjut.

Wakil DPRD Provinsi Lampung, Johan Sulaiman merasa dirugikan dengan tindakan Staf Komisi I DPRD Lampung yang melakukan pemalsuan tanda tangannya. Karenanya, dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama pimpinan DPRD Lampung akan membahas dokumen rekomendasi dari Badan Kehormatan DPRD Lampung.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

\”Satu dua hari ini akan di bahas di pimpinan DPRD, \”kata dia kepada Netizenku.com, Selasa (13/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, keputusan terkait kasus tersebut tidak bisa segera diambil karena perlu pendalaman dan penyampaian pendapat dari para pimpinan lainnya.

\”Inikan Kolektif Kolegial maka, apa kata pimpinan baru saya menyikapi, apakah saya akan melanjutkan atau tidak, saya juga akan meminta masukan juga dari pimpinan lainnya,\” ujarnya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Selain itu, Johan juga mengatakan, hasil rapat pimpinan akan dibahas di tingkat fraksi PKS. Ia berharap pihak yang terlibat diberikan sanksi setimpal sesuai dengan aturan yang berlaku.

\”Kalau ditanya rugi, ya pasti saya merasa dirugikan,\” ungkapnya.

Meskipun begitu, Johan mengaku, hubungannya dengan Ketua Komisi I DPRD Lampung, Ririn Kuswantari, masih baik-baik saja. \”Hubungan kami baik-baik saja, cuma karena permasalahan belum selesai, saya membatasi juga komunikasi dengan dia, takut ada spekulasi,\” pungkasnya. (Aby)

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB