BNNP Lampung: Minuman \’Torpedo\’ Jangan Dijual di Sekolah

Redaksi

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Netizenku.com): Kasus sayat tangan yang sempat terjadi di Lampung Tengah dan Bandar Lampung, rupanya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan minuman energi Torpedo.

Dugaan tersebut dibantah tegas oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.

Menurut Plt Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung, Richard PL Tobing, minuman penambah stamina itu tidak ada kaitannya dengan penyayatan tangan, yang saat ini menjadi perbincangan bagi pelajar di Lampung.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Peta Zonasi Mangrove Lampung Usai Terbit PP Nomor 27 Tahun 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Ini tidak ada hubungannya antara minuman tersebut dengan aksi penyayatan tangan. BPOM dan BNN RI sudah menguji, itu tidak mengandung bahan narkotika,\” kata Richard saat dihubungi pada Selasa (16/10/2018).

Menurutnya, minuman tersebut sama seperti minuman penambah stamina yang lain, dan ditegaskan bahwa Torpedo itu tidak boleh diminum oleh anak-anak dan ibu hamil.

Baca Juga  Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Richard pun sangat menyayangkan minuman tersebut dijual bebas di sekolah.

\”Minuman Torpedo itu sama seperti minuman energi atau yang lainya, itu tidak boleh diminum anak-anak dan wanita hamil. Ini tidak boleh ada di kantin sekolah harusnya,\” tegas dia.

Namun dugaan utama beredarnya aksi penyayatan tangan tersebut bukan karena minuman penambah stamina itu, melainkan karena terprovokasi video-video tantangan (challange) dari berbagai sumber yang tersebar di medsos dan YouTube.

Baca Juga  PLN Nyalakan Harapan 34 Keluarga Pra Sejahtera di Lampung

\”Sekarang ini ponsel juga sudah bisa masuk ke sekolah, jadi jelas mereka itu mengetahui video itu (penyayatan tangan) dari YouTube dan Instagram. Jadi mungkin mereka tertantang,\” pungkasnya. (Agis)

Berita Terkait

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata
Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas
BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung
BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK
Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran
Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah
Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung
Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB