Penguatan kepemimpinan perempuan menjadi perhatian dalam pelaksanaan Aisyiyah Cadre Camp (ACC) Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Provinsi Lampung Tahun 2026 di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kegiatan yang berlangsung 7-9 Agustus 2026 di Kompleks PKU Muhammadiyah Simpang PU, Tubaba, tersebut diikuti kader ‘Aisyiyah dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Mengusung tema “Kami Bergerak, Pimpinan Berdampak”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kaderisasi internal organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempersiapkan perempuan agar memiliki kapasitas kepemimpinan dan mampu mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., yang menghadiri rangkaian kegiatan tersebut, mengapresiasi pelaksanaan ACC yang dinilainya memiliki nilai strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya kader perempuan.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah menjawab berbagai persoalan sosial dan pembangunan. Karena itu, penguatan kapasitas kader perempuan dinilai dapat memberikan dampak lebih luas apabila diikuti dengan aksi nyata di masyarakat.
“Pemkab Tubaba menyambut baik pelaksanaan Aisyiyah Cadre Camp 2026. Semoga kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas kepemimpinan kader, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Novriwan.
Ia menegaskan, Pemkab Tubaba membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan untuk mendukung berbagai agenda pembangunan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kehidupan sosial dan keagamaan.
“Pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan yang memiliki jaringan kader hingga ke tingkat akar rumput,” pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Provinsi Lampung, Prof. Dr. Hj. Enizar, M.Ag., mengatakan ACC merupakan bagian dari strategi kaderisasi untuk menyiapkan perempuan yang memiliki kemampuan kepemimpinan, integritas, serta semangat pengabdian.
Kader yang dihasilkan, kata dia, diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
“Melalui pembekalan selama kegiatan, para kader didorong untuk memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai organisasi dan pengabdian kepada masyarakat,” kata dia.
Keberadaan kader perempuan yang kuat dinilai semakin penting karena perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga, pendidikan, kehidupan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pelaksanaan ACC di Tubaba pun menjadi momentum untuk mempertemukan kader-kader ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Lampung sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dalam menjalankan program yang berdampak bagi masyarakat,” tutupnya.(*)
Editor : Arie








