Ratusan Masa Kepung Kantor Bawaslu, Minta Arinal-Nunik Dianulir

Redaksi

Kamis, 28 Juni 2018 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ratusan masa gabungan dari pendukung Ridho-Bakhtiar, Herman HN-Sutono dan Mustafa-Jajuli ngelurug ke kantor Bawaslu Lampung, Kamis (28/6) pagi.

Mereka menggelar long march sekitar 50 meter dari arah Hotel Asoka menuju Kantor Bawaslu Lampung.

Rachmat Husein, salah satu orator aksi mengatakan, masa gabungan ini mempunyai semangat yang sama yakni menganulir pasangan calon nomor 3, Arinal-Nunik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Batalkan Arinal-Nunik, karena sudah melakukan banyak pelanggaran dan bagi-bagi uang secara TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif). Kita tidak mau dipimpin oleh kacungnya cukong,” seru dia.

Husein juga meminta, Bawaslu tegas dan tidak tebang pilih, termasuk Arinal yang didukung cukong. “Kami hanya fokus meminta diskualifikasi Arinal-Nunik, soal DKPP kan Bawaslu ataupun KPU itu masalah sangat kecil, ini menyangkut nasib jutaan masyarakat Lampung,” tegasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menyambut baik masa yang mendatangi kantornya.

“Terkait dengan laporan dugaan politik paslon nomor tiga sedang kami proses, ada waktu tiga hari pelapor untuk melengkapi berkas. Dan kami memiliki waktu 14 hari untuk melakukan penanganan,” kata Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah saat menemui peserta aksi.

Khoir, sapaan akrabnya, berharap, masyarakat ikut berperan aktif melaporkan secara resmi bila ditemukannya adanya dugaan pelanggaran di lapangan.

“Untuk saat ini temuan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Arinal-Nunik sekitar 11 perkara, ada sebagian di kabupaten yang ditangani,” ucapnya.

Usai aksi di Kantor Bawaslu, masa bertolak menuju ke Polda Lampung. Pantauan di lokasi, puluhan aparat keamanan yang terdiri dari TNI dan Polri berjaga-jaga di sekitar Kantor Bawaslu. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru