Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

Tauriq Attala Gibran

Senin, 22 Juni 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalau ada satu pelajaran yang terus berulang di negeri ini, mungkin bunyinya begini, ketika ada dugaan korupsi di sebuah program, yang sering terancam justru programnya, bukan koruptornya.

Lampung (Netizenku.com): Logika itulah yang tampaknya sedang ditolak oleh Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMAL MBG).

Mereka turun ke jalan setelah isu hukum yang menyeret Badan Gizi Nasional (BGN) makin ramai diperbincangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung

Bagi mereka, kalau memang ada oknum yang bermain-main dengan uang rakyat, ya oknumnya yang ditangkap. Jangan malah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ikut dihukum.

Dalam aksi tersebut, perwakilan pekerja SPPG Bakung Kecamatan Teluk Barat, Kota Bandar Lampung, ia mendesak Kejaksaan Agung dan KPK untuk tidak sekadar mengintip dari kejauhan. Mereka meminta dugaan penyelewengan diusut sampai tuntas, sampai akar-akarnya.

Namun ada satu garis tegas yang mereka tarik, membersihkan rumah bukan berarti merobohkan bangunannya.

Baca Juga  Garinca Soroti 540,78 Hektare Aset Pemprov Bermasalah

“Penjarakan koruptornya, bukan programnya yang di berhentikan,” ujarnya saat orasi di Kawasan Tugu Adipura Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).

Dari atas mobil komando, orator bahkan menyuarakan kegelisahan yang mungkin juga dirasakan banyak orang.

“Jangan program MBG nya yang ditutup, tetapi korupsinya yang diberantas. Penjarakan koruptornya, tindas korupsinya!” Tegasnya.

Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi pesannya cukup jelas. Masyarakat tidak sedang membela korupsi. Mereka justru meminta korupsi diberantas habis-habisan. Hanya saja, jangan sampai pemberantasan itu berujung pada hilangnya hak masyarakat untuk mendapatkan manfaat program yang memang dibutuhkan.

Baca Juga  PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Sebab kalau ada murid yang mencontek saat ujian, yang seharusnya dikeluarkan dari ruang kelas adalah si pencontek. Bukan sekolahnya yang ditutup.

Karena pada akhirnya, publik ingin melihat dua hal berjalan bersamaan, koruptor diproses tanpa ampun, sementara program yang menyangkut kebutuhan rakyat tetap berjalan tanpa gangguan. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru