Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Utang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pemerintah Provinsi Lampung kini menjadi sorotan tajam. Nilai tunggakan yang fantastis, yakni menembus angka lebih dari Rp105 miliar, memicu kekhawatiran terkait nasib pelayanan kesehatan masyarakat.

Lampung (Netizenku.com): Hal ini menjadi agenda krusial dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Senin (22/6). Rapat tersebut menghadirkan Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan manajemen RSUD Abdul Moeloek.

Baca Juga  DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Budhi Condrowati, meminta Pemerintah Provinsi Lampung tidak tinggal diam. Ia mendesak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk segera melunasi kewajiban tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penyelesaian utang ini sangat mendesak agar tidak mengganggu operasional fasilitas kesehatan.

“Masalah BPJS ini harus segera diselesaikan. Kami meminta BPKAD memenuhi kewajibannya. Kalau belum bisa dibayar sekaligus, bisa dilakukan secara bertahap atau dicicil,” tegasnya.

Baca Juga  BULOG Turun Serentak ke Pasar, Stok Beras Lampung Capai 264.884 Ton

Politisi ini menekankan bahwa yang paling mendasar saat ini adalah komitmen nyata dari pemerintah daerah. Pemerintah harus menunjukkan iktikad baik untuk mencicil beban utang yang kian membengkak.

Selain persoalan anggaran, Komisi V juga menyoroti kualitas pelayanan di RSUD Abdul Moeloek. Rumah sakit pelat merah ini dinilai masih sering menerima keluhan dari masyarakat.

Condrowati meminta pihak manajemen tidak menutup mata. Ia menegaskan, peningkatan fasilitas dan keramahan tenaga kesehatan harus menjadi prioritas utama.

Baca Juga  PDI Perjuangan Lampung Selatan Bagikan Masker dan Bentuk Tim Mitigasi Gunung Anak Krakatau

Meskipun demikian, Budhi tetap mengapresiasi beberapa langkah perbaikan yang mulai terlihat di rumah sakit tersebut. Namun, evaluasi total harus tetap berjalan demi kenyamanan pasien.

“Pelayanan sudah mulai membaik, tetapi masih ada laporan yang masuk ke kami. Karena itu, harus terus diperbaiki dan ditingkatkan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru