Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pengawas serta tiga pejabat fungsional rumpun kesehatan yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas, Kamis (30/7/2026).
Pringsewu (Netizenku.com): Pelantikan berlangsung di Aula Utama Lantai II Kantor Bupati Pringsewu, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo.
Empat pejabat pengawas yang dilantik yakni Andy Deni Syamsurya sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Komunikasi dan Informatika, Sulaksono sebagai Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan RSUD Pringsewu, Nuril Firdaus sebagai Kepala Subbagian Umum dan Rumah Tangga RSUD Pringsewu, serta Seprianto sebagai Kepala Seksi Bina Pemerintahan Kecamatan Adiluwih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, tiga pejabat fungsional kesehatan yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas adalah dr. Rinto Hadiarto sebagai Kepala UPTD Puskesmas Pringsewu, Tuti Aliana sebagai Kepala UPTD Puskesmas Wates, dan Ns. Munawardi sebagai Kepala UPTD Puskesmas Ambarawa.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari penataan organisasi, penetapan standar kerja baru, serta penguatan pengabdian aparatur dalam mendukung percepatan transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, birokrasi saat ini dituntut menjadi lebih lincah, adaptif, berorientasi pada hasil, serta memanfaatkan digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Pelantikan ini adalah penataan kekuatan, penetapan standar kerja baru, serta panggilan pengabdian di tengah percepatan transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045. Kita dituntut membangun birokrasi yang lincah, adaptif, berorientasi hasil, dan berbasis digitalisasi penuh,” ujar Riyanto.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk menjaga integritas, menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta menghindari penyalahgunaan wewenang.
“Sumpah dan janji yang baru saja saudara ucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan ikrar yang harus dipertanggungjawabkan. Jaga integritas, jauhi praktik KKN dan penyalahgunaan wewenang, serta tunjukkan loyalitas kepada negara, aturan hukum, dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Riyanto optimistis kapabilitas, integritas, dan kolaborasi para pejabat yang dilantik akan memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pringsewu.
Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, di antaranya Asisten Administrasi Umum Setdakab Pringsewu Arif Nugroho, Kepala BKPSDM Endi Fauzi, Kepala Dinas Kesehatan Ali Subagiyo, Direktur RSUD Pringsewu dr. Herman Syahrial, Sekretaris Dinas Kominfo Adam Erkhansyah, serta Camat Adiluwih Yuli Saptikawati. (*)








