Produksi Gabah Tubaba Lampaui Target Semester I 2026

Arie

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kinerja sektor pertanian di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menunjukkan tren positif pada Semester I Tahun 2026. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) mencatat produksi gabah mencapai 31.258 ton Gabah Kering Giling (GKG), melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kepala Dinas TPHP Tubaba, Sarwo Haddy Sumarsono, mengatakan target luas panen pada Semester I Tahun 2026 ditetapkan seluas 6.937 hektare berdasarkan luas baku sawah. Hingga akhir Juni 2026, realisasi luas panen mencapai 6.993 hektare atau bertambah 56 hektare dari target.

“Produksi gabah yang dihasilkan pada Semester I Tahun 2026 mencapai 31.258 ton GKG. Capaian ini menunjukkan sektor pertanian Tubaba mampu memenuhi bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” kata Sarwo saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

Baca Juga  Sekda Tubaba Iwan Mursalin Perkuat Sinergi Pemerintahan se-Lampung Lewat Retreat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, luas panen meningkat 1.254 hektare atau sekitar 21,93 persen. Peningkatan tersebut mencerminkan hasil berbagai program peningkatan produksi padi yang dijalankan pemerintah daerah bersama para petani.

Menurut Sarwo, Kecamatan Tumijajar menjadi sentra produksi padi terbesar dengan luas panen mencapai 3.613 hektare. Selanjutnya, Kecamatan Tulang Bawang Udik seluas 1.293 hektare, Batu Putih 337 hektare, Pagar Dewa 183 hektare, Gunung Terang 161 hektare, Way Kenanga 96 hektare, Gunung Agung 71 hektare, dan Lambu Kibang 23 hektare.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan OPD untuk Optimalisasi Program Prioritas, dan Stabilitas Fiskal

Selain capaian produksi, Dinas TPHP memastikan seluruh hasil panen gabah petani berhasil terserap. Penyerapan dilakukan melalui Perum Bulog, mitra penggilingan padi, serta sebagian disimpan petani sebagai cadangan pangan rumah tangga.

“Kondisi ini menunjukkan hasil panen petani dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengalami kendala berarti dalam pemasaran,” ujarnya.

Sarwo menjelaskan, peningkatan produksi dipengaruhi oleh bertambahnya luas tanam padi, ketersediaan air selama musim tanam, terpenuhinya kebutuhan sarana produksi seperti benih dan pupuk, serta pendampingan intensif dari petugas pertanian. Selain itu, pengembangan budidaya padi gogo di wilayah utara Kabupaten Tubaba turut berkontribusi terhadap peningkatan luas panen dan produksi.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bersih, Tubaba Ingin Ubah Kebiasaan Pelajar Peduli Lingkungan

Untuk menjaga capaian tersebut, Dinas TPHP terus memperkuat berbagai strategi, di antaranya mempercepat masa tanam guna meningkatkan indeks pertanaman, memfasilitasi bantuan benih unggul, mendorong penerapan teknologi tanam benih langsung, mengembangkan budidaya padi gogo, serta melakukan monitoring dan pendampingan secara berkelanjutan hingga masa panen.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Tubaba tetap terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:14 WIB

DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen

Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:18 WIB