Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mendorong lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung siap menghadapi tantangan masa depan. Ia menekankan pentingnya keterampilan, daya saing, dan inovasi di tengah momentum bonus demografi.
Lampung (Netizenku.com): Pesan itu disampaikan saat Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Teknik Universitas Lampung dalam rangka Yudisium Program Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma Tahun 2026, Jumat (24/4/2026).
Dalam acara tersebut, Marindo bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut menjadi wisudawan Program Profesi Insinyur (PPI). Gubernur Mirza meraih predikat terbaik pertama dengan IPK 3,88, sedangkan Marindo menjadi terbaik kedua dengan IPK 3,79.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Marindo mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia mengingatkan bahwa kehidupan setelah kampus adalah fase nyata yang penuh tantangan.
“Selamat kepada adik-adik yang telah menyelesaikan pendidikan. Tantangan ke depan bukan hanya lulus, tetapi bagaimana mampu bersaing dan menaklukkan dunia kerja,” ujar Marindo.
Ia menyoroti kondisi Provinsi Lampung yang sedang menikmati bonus demografi. Sebanyak 69,24 persen penduduk berada pada usia produktif.
Menurutnya, kondisi ini bisa menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, tanpa kesiapan, justru berpotensi menjadi beban.
“Bonus demografi harus dimanfaatkan dengan baik. Kuncinya ada pada kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.
Marindo menegaskan, lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung harus meningkatkan kompetensi. Adaptasi dan kemauan belajar menjadi hal penting di era perubahan cepat.
Ia juga mengajak generasi muda tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi menciptakan peluang. Kontribusi nyata bagi pembangunan daerah menjadi hal yang utama.
Selain itu, Marindo mendorong lulusan mendukung program pemerintah. Salah satunya penguatan ekonomi desa melalui program Desaku Maju.
Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Lulusan teknik dinilai punya peran penting dalam inovasi dan pembangunan berbasis masyarakat.
Sebagai alumni Teknik Sipil Universitas Lampung angkatan 1998, Marindo mengaku bangga. Ia menekankan pentingnya belajar sepanjang hayat.
“Ilmu tidak dibatasi usia. Teruslah belajar dan kembangkan diri,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar gelar. Ilmu harus menjadi bekal menghadapi kehidupan dan memberi inspirasi bagi lingkungan.
Di akhir sambutannya, Marindo menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung. Pihaknya siap memperkuat kolaborasi dengan Fakultas Teknik Universitas Lampung.
Sinergi ini dinilai penting agar lulusan perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan dan kemajuan daerah Lampung. (*)








