Anggota Komisi III DPRD Lampung Barat, Bambang Kusmanto, meninjau langsung kondisi serta kelengkapan peralatan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Balik Bukit yang berada di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Selasa (27/1/2026).
Lampung Barat (Netizenku.com): Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPD Partai NasDem Lampung Barat itu menerima sejumlah informasi terkait tugas dan fungsi Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Damkar, Usman A. Rani, bersama petugas piket di pos tersebut.
Usman A. Rani menjelaskan, tugas petugas Damkar tidak hanya terbatas pada pemadaman kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai pekerjaan berisiko tinggi lainnya. Di antaranya menangkap tawon, ular, anjing liar, serta melakukan evakuasi dalam berbagai kondisi darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, petugas kami tetap responsif terhadap seluruh laporan masyarakat. Mulai dari pemadaman kebakaran hingga tugas-tugas lainnya, seperti menangkap tawon, ular, dan anjing liar,” ujar Usman.
Ia mengakui, saat ini sarana pendukung masih sangat terbatas. Mobil pemadam kebakaran hanya tersedia enam unit yang tersebar di enam posko, serta belum adanya mobil rescue khusus untuk mengevakuasi hewan liar hasil tangkapan. Meski demikian, Usman bersyukur kinerja petugas tetap sigap dan cepat tanggap, meskipun baru sebagian kecil yang telah memiliki sertifikasi.
Menanggapi hal tersebut, Bambang Kusmanto menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan kesiapsiagaan petugas Damkar Lampung Barat. Menurutnya, tugas yang diemban petugas Damkar memiliki risiko tinggi dan membutuhkan dukungan sarana yang memadai.
“Apa yang disampaikan tadi menjadi catatan penting bagi kami di DPRD. Petugas Damkar ini bukan hanya memadamkan api, tetapi juga menangani banyak tugas berbahaya lainnya. Sudah seharusnya mereka mendapat perhatian lebih, baik dari sisi peralatan maupun peningkatan kapasitas SDM,” kata Bambang.
Bambang menegaskan, pihaknya akan mendorong pemerintah daerah agar ke depan dapat mengalokasikan anggaran yang lebih memadai untuk mendukung operasional Damkar, termasuk pengadaan mobil rescue dan peningkatan sertifikasi petugas.
“Keselamatan petugas dan pelayanan maksimal kepada masyarakat harus menjadi prioritas. Ini akan kami bawa dalam pembahasan selanjutnya di DPRD,” pungkasnya. (*)








