Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN

iwan

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadang pembangunan tidak perlu rapat berjam-jam, cukup segenggam tanah dan sebutir benih. Arahan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus soal pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan rupanya tak berhenti di baliho atau sekadar jargon. Ia mulai tumbuh—secara harfiah—di halaman rumah ASN-nya sendiri.

Lampung Barat (Netizenku.com): Yati, salah satu ASN di Lampung Barat, membuktikan bahwa kebijakan bisa hidup bila dijalankan, bukan hanya dihafalkan. Ia tak menunggu proyek, tak menunggu anggaran turun, apalagi menunggu lomba. Cukup polibag, tanah, dan kemauan.

Baca Juga  Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

“Alhamdulillah, berkat arahan Pak Bupati dengan motivasinya juga, sekarang sudah menunjukkan hasilnya. Walaupun percontohan baru 20 polibag, tapi sudah cukup memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri,” ujar Yati sambil tersenyum, mungkin sambil membayangkan terong panjang hasil kebunnya masuk wajan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua puluh polibag memang tak akan mengguncang statistik nasional. Tapi dari situlah ketahanan pangan menemukan maknanya: dapur tetap ngebul tanpa harus selalu ke pasar. Di tengah harga yang kadang ikut naik tanpa pamit, pekarangan jadi penyelamat sunyi.

Baca Juga  Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Menanggapi hal itu, Bupati Parosil Mabsus pun angkat suara. Bukan dengan pidato panjang, tapi dengan apresiasi yang menohok kesadaran.

“Inilah yang saya maksud. Ketahanan pangan dimulai dari rumah sendiri. Kalau satu ASN menanam, satu keluarga mandiri. Kalau semua bergerak, Lampung Barat akan kuat dari bawah,” kata Parosil.

Barangkali, inilah contoh bahwa kebijakan terbaik bukan yang paling keras disuarakan, melainkan yang paling mudah ditanam. Dan Yati telah membuktikan, perubahan besar bisa berawal dari 20 polibag di halaman rumah.

Baca Juga  Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Karena kadang, revolusi itu tidak berisik. Ia tumbuh pelan-pelan, berwarna hijau, dan siap dipanen. (*)

Berita Terkait

Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung
POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026
Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Senin, 22 Juni 2026 - 20:12 WIB

Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WIB

PAN Tanggamus Konsolidasi Dini Hadapi Pemilu 2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:44 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 15:51 WIB

Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka

Rabu, 29 April 2026 - 23:05 WIB

Lantik Kepala Pekon, Bupati Tanggamus, Jangan Coba Coba Salahgunakan Anggaran

Selasa, 28 April 2026 - 18:59 WIB

136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:04 WIB

Lampung

Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:58 WIB