Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya

Ilwadi Perkasa

Sabtu, 22 November 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengawali kunjungannya ke Lampung, Jumat (21/11/2025), dengan satu misi besar: memastikan Lampung akhirnya memiliki Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) sendiri. Langkah ini menandai berakhirnya “ketergantungan kultural” Lampung pada BPK Bengkulu, sekaligus membuka babak baru dalam pengelolaan warisan budaya di provinsi ini.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengawali kunjungannya ke Lampung, Jumat (21/11/2025), dengan satu misi besar: memastikan Lampung akhirnya memiliki Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) sendiri. Langkah ini menandai berakhirnya “ketergantungan kultural” Lampung pada BPK Bengkulu, sekaligus membuka babak baru dalam pengelolaan warisan budaya di provinsi ini.

LAMPUNG – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon memilih Lampung sebagai tempat untuk menegaskan satu pesan besar soal pengelolaan warisan budaya tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan pinggiran. Melalui kunjungan padat pada Jumat (21/11/2025), Fadli menunjukkan bahwa Lampung yang selama ini menginduk ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Bengkulu, layak mendapat posisi strategis dalam arsitektur pelestarian budaya nasional.

Tiba bersama Dirjen Kebudayaan Restu Gunawan dan Kepala BPK Wilayah VII Iskandar Mulia Siregar, Fadli disambut jajaran Pemprov Lampung, mulai dari Wakil Gubernur Jihan Nurlela hingga para pemangku kepentingan kebudayaan seperti TACB Lampung dan Dispar.

Baca Juga  Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Ia langsung meninjau persiapan Kantor Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Lampung di Jl. ZA Pagaralam. Kantor ini tengah dibenahi dan ditargetkan beroperasi awal tahun depan, menjadi pusat kerja sama antara kementerian dan para pemangku kepentingan kebudayaan di Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Bandarlampung, Fadli bergerak menuju Taman Purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur. Sebelumnya ia mengunjungi rumah Gunadi Ibrahim dan makan siang di Rumah Kayu. Di  situs bersejarah Taman Purbakala Pugung Raharjo,  Fadli disambut Wabup Lampung Timur Azwar Hadi dan sejumlah tokoh daerah untuk meresmikan Gedung Koleksi Cagar Budaya hasil revitalisasi. Terlihat jelas, Situs Pugung Raharjo kini tampil lebih rapi dan terurus, menunjukan sebuah upaya keseriusan pemerintah dalam mengangkat nilai historis Lampung.

Baca Juga  Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Kunjungan ke situs bersejarah ini mempertegas pesan bahwa pelestarian tak berhenti pada administrasi birokrasi, tetapi juga menyentuh lapangan, situs, artefak, dan ruang-ruang sejarah yang membutuhkan perawatan berkesinambungan. Di lokasi tersebut, Fadli meresmikan Gedung Koleksi Cagar Budaya hasil revitalisasi dan meninjau kawasan yang kini tertata lebih baik.

Malam harinya, narasi kebudayaan itu ia lanjutkan ke ranah kriya. Di Pameran Kriya Jemari yang digelar Dekranasda Lampung di Graha Wangsa, Fadli memuji kreativitas perajin dari berbagai kabupaten serta mendorong agar kain tapis dipromosikan hingga ke tingkat UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Dengan rangkaian kunjungan tersebut, Lampung bukan hanya menjadi lokasi acara, tetapi diposisikan sebagai contoh bagaimana warisan budaya Indonesia perlu dikelola: terstruktur, terawat, dan diberi panggung nasional. Fadli Zon seolah ingin mengatakan bahwa masa depan kebudayaan tak hanya dibicarakan di Jakarta, tetapi dibuktikan di daerah yang menyimpan sejarah panjang seperti Lampung.

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB