AMP Kritisi Rencana Pemkab Pesawaran Ajukan Pinjaman Rp80 Miliar

Soheh

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) mengkritik rencana Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang berencana kembali mengajukan pinjaman sebesar Rp80 miliar ke Bank BJB Jawa Barat pada tahun 2025. Pinjaman tersebut diduga untuk menutupi kekurangan anggaran daerah.

Pesawaran (Netizenku.com): Ketua AMP, Saprudin Tanjung, menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang konyol dan berpotensi menghambat percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Pesawaran.

“Rencana Pemkab untuk kembali berutang saya anggap sebagai langkah panik, bukan solusi atas persoalan defisit akut yang sedang dihadapi,” ujar Tanjung, Rabu (16/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, berkaca dari pinjaman sebelumnya dengan nominal serupa, tidak ada perubahan signifikan yang terjadi. Justru, kondisi keuangan daerah semakin memburuk.

“Defisit keuangan bukannya membaik, malah semakin parah,” imbuhnya.

Tanjung menyarankan agar Pemkab lebih fokus pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melakukan efisiensi anggaran, serta mengurangi kebutuhan yang tidak mendesak. Ia juga mendorong optimalisasi kinerja Panitia Khusus (Pansus) PAD yang akan dibentuk nantinya.

Sebagai contoh, ia menyoroti penggunaan kendaraan dinas mewah oleh para pejabat, meskipun hanya disewa, padahal kendaraan sebelumnya masih layak pakai.

“Solusinya, tingkatkan PAD secara maksimal dan hentikan kegiatan-kegiatan seremonial yang tidak penting dan bukan prioritas,” tegas Tanjung.

Lebih lanjut, ia menyebut ironi di mana para pejabat menikmati fasilitas mewah, sementara iuran BPJS masyarakat justru tidak terbayarkan.

“Ini kan kacau, rakyat kesusahan, tapi pejabatnya enak-enakan,” katanya.

Tanjung menegaskan, jika Pemkab tetap memaksakan realisasi pinjaman tersebut, AMP akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk penolakan dan kepedulian terhadap kepentingan rakyat Pesawaran.

“Kalau Pemkab tetap bersikeras, kami akan turun ke jalan. Ini bentuk komitmen kami sebagai penyambung suara rakyat,” ujarnya.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap Fraksi PAN DPRD Pesawaran yang sebelumnya mempertanyakan urgensi pinjaman tersebut dalam rapat Paripurna DPRD terkait Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025, Senin (14/7/2025).

“Kami sangat mendukung sikap Fraksi PAN yang mempertanyakan urgensinya, apalagi Pemkab belum menunjukkan upaya efisiensi dan peningkatan PAD,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB