Warga Keluhkan Limbah Cafe Cemari Lingkungan di Tubaba

ari

Kamis, 10 Juli 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mengeluhkan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah Cafe Tasya Bakrie.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Limbah tersebut mengalir ke saluran air warga hingga menyebabkan air berubah menjadi keruh, berlumpur, dan berbau menyengat.

Akibatnya, sejumlah sumur milik warga turut tercemar. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena air sumur tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan konsumsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga yang rumahnya berada tepat di belakang Cafe Tasya Bakrie, Aristusyah, mengaku sangat dirugikan atas dampak limbah tersebut.

Baca Juga  Tubaba Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026

“Orang yang menjaga rumah saya bilang, mereka tidak mau lagi tinggal di sini karena air sumur sudah tercemar. Tidak bisa dipakai mandi, apalagi untuk minum. Setiap hari harus mencium bau tak sedap,” ujar Aristusyah saat dikonfirmasi wartawan di lokasi, Kamis (10/7/2025).

Ia mengaku telah menyampaikan keluhan ini kepada pemilik kafe, Joni, sekitar dua bulan lalu melalui pesan WhatsApp yang disertai kiriman video kondisi limbah. Saat itu, sang pemilik sempat merespons dan menyatakan akan mencari solusi.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Siapkan Perbup Beasiswa S1, Perkuat Akses Pendidikan Tinggi bagi Generasi Muda

“Tapi kenyataannya sampai sekarang tidak ada tindakan apa pun. Bahkan, nomor saya diblokir,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang enggan disebut namanya. Ia mengatakan bau limbah makin menyengat saat hujan turun.

“Kalau hujan baunya makin parah. Kalau hari biasa sih tetap bau, tapi ya sudah terbiasa,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tubaba, Firmansyah, saat dikonfirmasi via telepon menyebutkan Cafe Tasya Bakrie belum memiliki izin pengelolaan limbah.

“Sepertinya mereka belum pernah mengajukan izin. Bahkan, semua restoran di Tubaba memang belum ada yang mengantongi izin pengelolaan limbah. Tapi kalau memang ada limbah khusus seperti ini, kami akan turun ke lapangan untuk mengecek,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Hingga berita ini diterbitkan, pemilik Cafe Tasya Bakrie belum berhasil dikonfirmasi. Namun saat wartawan meninjau lokasi, seorang pengelola yang enggan disebut namanya mengaku pihaknya sudah mencoba menangani permasalahan tersebut.

“Sudah saya coba keruk, tapi airnya mampet di ujung kontrakan. Jadi ya masih seperti ini. Katanya dalam waktu dekat Pemda mau turun,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan
BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro
Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri
Prilian Tiwi Masuk 15 Penulis Cerita Rakyat Lampung Lewat “Rahasia Las Sengok”
Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN
Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK
Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT
Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB