Edi Novial-Mad Hasnurin, Sepakat Nyawa Manusia Lebih Berharga dari Harimau

Leni Marlina

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Permintaan kepada TNBBS dan BKSDA serta pihak terkait lainnya untuk bertindak tegas terhadap binatang buas berupa Harimau, yang telah menelan dua korban jiwa warga Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS), terus disuarakan.

Setelah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Mukhlis Basri, menyampaikan melalui Netizenku.com, desakan juga disampaikan Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, dan Wakil Bupati Lampung Barat periode 2017-2022 Mad Hasnurin.

Edi Novial, mengharapkan pihak-pihak terkait, baik TNBBS, BKSDA dan pemerintah daerah melakukan tindakan nyata, bukan hanya sebatas imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas, sementara masyarakat yang menjadi korban merupakan petani.

Baca Juga  Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga yang menjadi korban keganasan Harimau tersebut adalah petani yang sedang beraktivitas di kebun, kalau hanya diiimbau untuk tidak melalukan rutinitas, siapa yang akan bertanggungjawab memenuhi kebutuhan hidup mereka,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Maka yang harus dilakukan adalah tindakan tegas dan cepat, apakah harimau tersebut ditangkap dan dipindahkan ke penangkaran atau ada tindakan lain, yang penting binatang buas tersebut tidak lagi menghantui warga setempat.

Baca Juga  Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI

“Sudah dua korban jiwa, ada juga warga yang nyaris diterkam, untung masih berhasil melarikan diri, bagi kami nyawa warga lebih penting, maka untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga, binatang buas tersebut harus dimusnahkan,” kata dia.

Senada disampaikan Mad Hasnurin, menurut dia tindakan tegas termasuk membunuh harimau tersebut walaupun terpaksa harus dilakukan, jangan sampai ada korban lagi, apalagi harimau-harimau tersebut sudah berada di lokasi perkebunan warga.

Baca Juga  Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

“Bila perlu tindakan tegas, bahkan dibunuh, nyawa manusia lebih penting, tetapi kalau BKSDA dan pihak TNBBS atau yang lain dapat menangkapnya itu lebih baik, apalagi masyarakat Suoh dan BNS juga selama ini trauma dengan keberadaan gajah liar, yang sampai saat ini belum ada penanganan secara permanen,” tandas Mad Hasnurin. (Iwan)

Berita Terkait

Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung
POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026
Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB