Warga Keluhkan Proyek Spam

Redaksi

Kamis, 23 Februari 2023 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenk.com): Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (Spam) yang dikerjakan Dinas PUPR Pesawaran, dengan nilai anggaran sebesar Rp7 milyar bersumber dari DAK Pusat tahun 2022 dinilai gagal.

Pasalnya, proyek yang dibangun di empat desa yakni Desa Pasar Baru, Desa Kubu Batu, Way Kepayang dan Desa Kedondong dengan masing-masing desa dianggarkan sebesar Rp1, 9 milyar tersebut, meskipun telah rampung dikerjakan namun penyaluran air yang dibutuhkan warga tidak ada.

Hal ini terbongkar saat sejumlah perwakilan masyarakat dari 4 desa itu mengadukan permasalahan tersebut ke kantor Sekretariat Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Kabupaten Pesawaran,Kamis (23/2/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Menurut keterangan dari salah satu perwakilan warga Desa Kubu Batu, Tolib mengatakan, pihaknya selaku warga penerima maanfaat dari proyek tersebut, sangat kecewa atas hasil yang diterimanya, dari pelaksanaan proyek di desanya, yang dinilai pengerjaannya dianggap sangat serampangan.

Apalagi pihaknya bersama warga penerima manfaat sudah menyerahkan uang yang di minta oleh pihak diduga sebagai pelaksana sebesar Rp200- 300 sebagai syarat menjadi konsumen.

“Terus terang kami sangat kecewa sekali atas hasil yang didapatkan dari proyek ini. Kami anggap ini sebagai proyek mubazir, yang hanya menghambur- haburkan uang negara saja, untuk hal yang tidak berguna sama sekali,” ucap Tolib.

Kekecewaan sama diungkapkan, Rajak warga Desa Pasar Baru Kedondong, bahkan Dia menduga dalam pelaksanaan proyek air minum ini, cenderung dilakukan dengan cara asal- asalan lari dari perencanaannya. Ini dapat dilihat dari minimnya ketersediaan bak penampungan air untuk menyalurkan air ke rumah-rumah warga, yang ada bahkan masih menggunakan bak penampungan air yang lama sebelum adanya proyek tersebut.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

“Sekarang logikanya, coba apa mungkin dengan hanya mengandalkan satu bak lawas, bisa menampung dan menyiapkan ketersediaan air buat kebutuhan hampir seribu keluarga, yang tinggal di tiga desa, apa mungkin. Parahnya lagi, yang saya dengar diperencanaannya, itu di setiap desa di bangun bak penampungan, nyatanya bak baru buat nampung air itu, sampai proyek selesai, itu tidak kunjung ada, apa bukan indikasi adanya penggelapan ini namanya,” ungkapnya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Sementara itu menanggapi kedatangan perwakilan dari 4 Desa tersebut, Ketua Harian FMPB Saprudin Tanjung mengatakan, pihaknya siap membantu, mengawal terkait dari keinginan apa yang disampaikan para warga penerima manfaat dari 4 desa tersebut.

“Insya Allah kita siap membantu mengawal keinginan warga tersebut. Secepatnya kita akan turun kelokasi untuk melakukan pengecekan guna membuktikan kebenarannya.Kalo benar, kita mendesak dan minta kepada semua pihak yang berkompeten untuk secepatnya merealisasikan keinginan warga ini sebelum permasalahan ini kita bawa ranah hukum,” ancam Anjung (soheh )

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB