Bandarlampung (Netizenku.com): Sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah daerah perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung akan pusatkan pengawasan pada dua program prioritas.
Kepala Perwakilan BPKP, Suyarsih Fifi Herwati, mengatakan ada dua program yang akan menjadi prioritas pengawasan pada 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ditahun 2023 dua program, meningkatkan daya saing kopi dan juga revitalisasi udang yang akan kita dorong. Karena kopi itu masuk 5 besar,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (10/1).
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa sebagaimana tahun sebelumya perwakilan BPKP Lampung akan terus membantu pengawasan dan evaluasi sebagai upaya mendukung kebijakan dan program pemerintah Provinsi Lampung.
“Harapannya dari BPKP bisa membantu pemerintah daerah, bisa meningkatkan kualitas dari programnya yang bisa mendorong penerimaan daerah dan juga pertumbuhan ekonomi,” terangnya.
Di tempat yang sama, Fahrizal Darminto selaku Sekertaris Daerah Provinsi Lampung menjelaskan dua komoditas tersebut merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi yang baik sehingga diprioritaskan.
“Dua komoditas ini memiliki nilai ekonomi yang cukup baik, juga komoditas ekspor, sehingga kita perlu tata dari hulu sampai ke hilirnya. Dari hulu bagaimana produksinya, petaninya dan nelayannya, sampai kepada hilir sampai ke market,” ujarnya.
Fahrizal juga mengatakan, nantinya hasil pengawasan dan evaluasi BPKP akan dilakukan review untuk rekomendasi terhadap perbaikan kebijakan, tata kelola, dan kebermanfaatanya.
Sebelumnya, dari pemerintah Provinsi Lampung juga telah melakukan kajian pada Kartu Petani Berjaya (KPB), Smart Village serta pembangunan pariwisata Bakauheni Harbour City. (Dea)








