Way Mahnai Meluap, Jalin Pantai Barat Pesibar Lumpuh Total

Redaksi

Senin, 23 April 2018 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Jalan lintas (jalin) pantai barat Pesisir Barat (Pesibar) Krui yang ambrol sejak tujuh bulan lalu, tepatnya di Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, lumpuh total. Ini lantaran jalan lintas sementara yang selama ini digunakan tergenang air hingga kedalaman 1,5 meter. Sehingga kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas sejak pukul 18.00 Wib.

Pantauan Netizenku.com, hujan deras dan meluapnya Sungai Mahnai dan pasangnya air laut, menjadi penyebabnya. Akibatnya terlihat dari dua arah, baik kendaraan dari Krui menuju Biha dan sebaliknya tertahan, sehingga barisan kendaraan terlihat panjang. Bahkan tidak sedikit kendaraan yang berbalik arah. \”Dari sore di sini hujan deras, air Way Mahnai meluap dan laut sedang pasang, maka jalan alternatif yang berada di lahan pasir laut tergenang air,\” ujar Aleh warga setempat.

Menurut Aleh, sudah beberapa kali jalan alternatif tersebut meluap dan banjir sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Untuk itu pihaknya mendesak pemkab setempat, segera berkoordinasi dengan kementerian PU dan PR RI agar secepatnya melakukan penanganan secara permanen. \”Kondisi ini sudah lama, tapi pemerintah belum melakukan perbaikan, apalagi tidak lama lagi akan lebaran, tentu jalan tersebut akan padat sebagai jalur mudik dan balik,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Kapolres Lampung Barat, AKBP Tri Suhartanto, S.Ik, melalui Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu. Fraidi  Zainal, mengaku dirinya bersama anggota polsek menghimbau, warga yang akan melintas jalan tersebut untuk menunda perjalanan. \”Kami secara langsung telah menghimbau pengguna jalan untuk menunda perjalanan yang akan melintas di daerah tersebut. Bahkan kami minta kepada pengguna jalan untuk istirahat, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan dilokasi jalan ambrol tersebut,\” kata Fraidi.

Fraidi juga mengatakan sudah mengerahkan anggota Polsek Pesisir Selatan, untuk ikut serta mengatur dan mengamankan warga yang tertahan di lokasi jalan yang belum bisa di lalui. \”Anggota kami sudah ada yang ada di lokasi jalan banjir, selain untuk mengatur lalu lintas juga memberikan rasa aman kepada warga yang akan melintas, terutama yang menunggu banjir tersebut sudut,\” jelasnya.(Iwan)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB