Kunjungi Museum Transmigrasi Provinsi Lampung, Ganjar Pranowo Serasa Kunjungi Saudara

Redaksi

Jumat, 21 Januari 2022 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengunjungi Museum Transmigrasi Provinsi Lampung di Desa Bagelen Kabupaten Pesawaran. Dalam kunjungannya itu iaberharap ada kerja sama di bidang pertanian dan pariwisata.

“Saya berharap dari kunjungan ini ada kerja sama di bidang pertanian dan pariwisata. Sehingga, kedua daerah semakin produktif,” harap Ganjar saat mengunjungi Museum Transmigrasi Provinsi Lampung di Desa Bagelen, Jumat (21/1).

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Pihaknya mengatakan bahwa kunjungan yang dilakukannya tersebut adalah merupakan kunjungan balasan. Dimana sebelumnya Bupati Dendi Ramadhona, pernah juga berkunjung ke Semarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ke sini merasa mengunjungi keluarga sendiri, karena banyak warga Pesawaran yang berasal dari Jawa Tengah,” ucapnya.

Selain merasa senang dengan sambutan yang diberikan, kedatangannya ke Museum Transmigrasi juga mendapat cerita soal bermigrasinya orang dari Kedu, Jateng ke Pesawaran.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

“Keluarga saya dari Kedu. Istri saya dari Banyumas. Sehingga saya ke sini seperti nengok saudara, keluarga kandung saya di Pesawaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Dendi menyatakan kedatangan masyarakat dari Jawa Tengah saat kolonisasi tahun 1905 disambut hangat oleh masyarakat Lampung.

“Suku Jawa ke Lampung untuk membuka lahan pertanian. Tapi yang kita ingat bukan kolonisasinya, bukan penjajahannya. Tapi, semangatnya,” kata Dendi.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Sejak itu tumbuh percampuran kebudayaan antara orang Lampung dan suku Jawa. Sehingga, meningkatkan kesejahteraan antara kedua suku.

“Orang Lampung memiliki toleransi yang kuat dan saling mengerti. Alhamdulillah, tidak pernah ada konflik. Kami di sini bisa bergandengan tangan,” ucapnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB