FISIP Unila Gagas ‘Kadarsi’ Keluarga Sadar Demokrasi

Redaksi

Selasa, 14 Desember 2021 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen FISIP Unila, Darmawan Purba SIP MIP, saat menjadi narasumber dalam webinar “Pemilu dan Pemilihan 2024: Problematika dan Solusi Alternatif Penegakan Hukum” yang diadakan Universitas Baturaja, Senin (13/12). Foto: Netizenku.com

Dosen FISIP Unila, Darmawan Purba SIP MIP, saat menjadi narasumber dalam webinar “Pemilu dan Pemilihan 2024: Problematika dan Solusi Alternatif Penegakan Hukum” yang diadakan Universitas Baturaja, Senin (13/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggagas program Keluarga Sadar Demokrasi (Kadarsi) yang secara prinsip dan substansi mengadopsi program-program penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu.

Dosen FISIP Jurusan Ilmu Pemerintahan Unila, Darmawan Purba SIP MIP, menjelaskan kapasitas lembaga formal penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu memiliki keterbatasan untuk menjangkau masyarakat luas.

“Kenapa mahasiswa? Karena mereka bisa digerakkan melalui kebijakan penyelenggaraan pendidikan, punya jiwa patriotisme, spirit sukarelawan, dan yang pasti mereka juga punya cita-cita ke depan, ingin menjadi pemimpin, ingin Indonesia, khususnya Provinsi Lampung, lebih baik,” kata dia di Bandarlampung, Selasa (14/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Darmawan Purba menyampaikan program Kadarsi digagas berdasarkan fakta di lapangan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap partai politik berada di angka yang kritis, dan budaya permisif masyarakat terhadap politik transaksional.

“Anak-anak muda jangan benci dan apatis justru harus mengembangkan partai politik,” ujar dia.

Menurut Darmawan Purba, program Kadarsi menjadi program save political party atau menyelamatkan partai politik, karena satu-satunya lembaga secara konstitusional yang diberikan hak untuk membentuk negara adalah partai politik.

“Kita berharap partai politik menjadi bagian dari proses pembinaan. Tidak mungkin meninggalkan partai politik karena tidak mendapatkan kepercayaan publik,” kata dia.

Baca Juga: Ketidakpercayaan pada Parpol Ancam Partisipasi Pemilih

Terkait politik transaksional, Darmawan Purba menjelaskan berdasarkan hasil survei yang dilakukan, generasi muda di usia mahasiswa relatif terjaga dari money politics.

“Dengan kondisi tersebut, maka kita coba dengan pendekatan perkuliahan. Proses pendidikanlah yang kita yakini bisa menjadi jalan bagi perubahan di masa yang akan datang,” ujar dia.

Perguruan tinggi, lanjut Darmawan, memiliki peluang yang lebih besar, mudah, dan efisien, terlebih mahasiswa merupakan merupakan anak-anak bagian dari keluarga.

“Jika mahasiswa menjadi agen Kadarsi maka akan ada ribuan keluarga yang tersosialisasi, teredukasi, melek politik,” kata dia.

Sejauh ini, konsep program Kadarsi masih dalam bentuk sederhana dan diharapkan bisa lebih matang lagi dalam perencanaan agar bisa dimunculkan ke publik dan disinkronkan dengan program Merdeka Belajar.

“Bukan hanya FISIP, seluruh mahasiswa punya tanggung jawab membangun demokrasi yang berkualitas,” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB