Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan penyesuaian jenis dan waktu pembagian makanan agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.

Lampung (Netizenku.com): Selama Ramadan, pembagian makanan dilakukan pukul 12.00 hingga 13.00 WIB bagi sekolah yang masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Menu yang diberikan berupa makanan kering maupun makanan basah yang tahan lama, seperti tempe orak-arik, bubur kacang hijau, buah-buahan, dan telur rebus, sehingga aman dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Baca Juga  Jaga Identitas Daerah, Gubernur Lampung Komit Lestarikan Kebudayaan Lampung

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, memastikan program MBG tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian menu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program MBG tetap berjalan, hanya saja makanannya diubah menjadi makanan kering,” ujar Andika, Kamis (19/2/2026).

Ia menegaskan, program tersebut tetap aman dan efektif karena berada dalam pengawasan ahli gizi serta mendapat perhatian dari masyarakat.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

“Kalau soal aman dan efektif tentu aman, karena ada ahli gizi yang terus memantau dan masyarakat juga ikut mengawasi langsung program tersebut,” tegasnya.

Menurut Andika, penyesuaian menu terutama diterapkan bagi siswa sekolah dasar agar makanan dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.

“Untuk anak-anak SD dibuat makanan kering supaya bisa digunakan untuk berbuka,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Sementara itu, bagi penerima manfaat lain seperti ibu hamil, balita, serta sekolah non-muslim, program MBG tetap diberikan dengan skema yang disesuaikan kebutuhan.

“Untuk ibu hamil dan balita tetap ada makanan basah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB