Layangkan Surat Terbuka, FMPB Minta Rencana Pinjaman Rp150 Miliar Dibatalkan

Redaksi

Minggu, 28 November 2021 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) kembali menyoroti langkah Pemkab Pesawaran yang akan melakukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Insfratruktur (SMI) Persero sebesar Rp150 miliar untuk pembangunan Gedung Olahraga (GOR) dan Museum Tapis. Bahkan kali ini FMPB melayangkan surat terbuka kepada Direktur Utama PT SMI untuk membatalkan pemberian pinjaman tersebut.

Dalam surat terbuka tersebut, Ketua Harian FMPB, Saprudin Tanjung, menilai pembangunan GOR dan Museum Tapis di tengah masa pandemi yang belum berakhir bukan merupakan kebutuhan masyarakat yang mendesak. Apalagi saat ini perekonomian masyarakat Kabupaten Pesawaran masih sangat terpuruk, bahkan untuk sekedar mencari makan pun masih sulit.

Selain itu ia juga menilai alasan pihak pemerintah daerah yang menyatakan bahwa dengan adanya pembangunan GOR dan Museum Tapis mampu meningkatkan perekonomian masyarakat tersebut justru dinilai tidak memiliki kajian ilmiah yang jelas dan terkesan dipaksakan.

Baca Juga  Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang kita tahu, yang namanya GOR kalau tidak ada even-even besar mana mungkin bisa ramai. Dan kalau pun ramai apakah itu dapat menguntungkan bagi penerimaan PAD Pesawaran dan masyarakat. Kan belum tentu,” ucapnya.

Apalagi lanjutnya, di Kabupaten Pesawaran belum ada dan masih belum maksimalnya penerimaan PAD dari sektor pajak hotel, restoran maupun hiburan.

“Sekarang hotelnya mana? Kalau Jokowi bangun Sirkuit di Mandalika jalas, hotel-hotelnya hidup, pariwisatanya ramai. Lah ini pariwisatanya di mana, bangun GORnya di mana. Jadi jangan cuma sekedar yang penting ada proyek fisik saja,” katanya.

Baca Juga  Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Selain itu, ia juga menyoroti soal rencana pembangunan Museum Tapis dari dana pinjaman itu, yang menurutnya tidak akan memberikan dampak yang positif bagi para pengrajin jika tidak di dukung dengan upaya-upaya lain untuk menarik minat pengunjung datang ke lokasi itu. Disamping ia mencontohkan, keberadaan Museum Transmigrasi Lampung yang ada di Kabupaten Pesawaran yang memiliki nilai histori yang cukup luar biasa saja saat ini tidak dilirik pengunjung dan dampaknya tidak dirasakan oleh masyatakat.

“Karena kalau Tapis, permasalahanya itu ada di upah dan modal pengrajin. Sekarang apakah upah mereka sudah sesuai, apakah permintaan tapisnya sudah tinggi dan produknya juga mampu bersaing dengan yang lain? Seharusnya itu yang jadi konsen pemerintah. Kalau orang mau beli tapis, saya rasa tinggal datang ke bambu kuning, mau model seperti apa dan dari daerah mana di sana lebih lengkap,” katanya.

Baca Juga  Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar

Untuk itu, ia berharap pinjaman sebesar Rp150 miliar dengan bunga 5,6 persen atau Rp33,6 miliar dengan jangka pinjaman selama 4 tahun yang sangat memberatkan keuangan Pemerintah Kabupaten Pesawaran di tahun-tahun berikutnya ini segera dibatalkan. Apalagi, PAD Pesawaran yang belum maksimal dikhawatirkan tidak dapat membayar sesuai waktu tempo dan jika itu terjadi maka akan dipotong melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

“Hal ini tentunya sangat berimbas pada program-program pembangunan yang lainnya di Kabupaten Pesawaran,” tutupnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB