Masyarakat Kritik Wacana Pinjaman Pembangunan Dua Gedung di Pesawaran

Redaksi

Senin, 15 November 2021 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Lentera SL): Rencana Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang akan melakukan pinjaman uang sebesar Rp150 miliar dengan bunga pengembalian 5,6 persen pertahun kepada PT Sarana Multi Insfratruktur (Persero) untuk pembangunan Gedung Olar Raga (GOR) dan Museum Tapis di tahun 2022, mendapat kritikan keras dari masyarakat. Pasalnya untuk pinjaman sebesar itu dianggap belum layak, bahkan ada kesan dipaksakan untuk kepentingan pribadi bupati.

“Menurut kami memang pinjaman itu belum layak untuk dilakukan, karena di masa pandemi saat ini yang harus diupayakan pemerintah adalah mengangkat perekonomian masyarakat bukan malah pinjam uang yang kegunaan kami anggap tidak urgen,” kata Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Saprudin Tanjung, Senin (14/11).

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Apa lagi, ungkap dia, bunga yang harus dibayarkan itu nilainya sangat besar, dari pinjaman Rp150 miliar akan mengembalikannya selama 4 tahun, dengan bunga 5,6 persen pertahun, artinya selama 4 tahun ini ada kelebihan bunga Rp33 miliar lebih. Dan ini yang akan menjerat keuangan Pemda apa lagi saat ini PAD di Kabupaten Pesawaran masih belum mencukupi untuk itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ini sampai tidak terbayar, akan dipotong dari DAU dan ini sangat memberatkan Pemda,” ungkap Tanjung.

Diutarakan Tanjung untuk saat ini semestinya pemerintah bisa lebih melihat kondisi di bawah untuk para pengrajin tapis yang ada, itu semestinya lebih diberi pada pelatihan dan modal bukan malah memikirkan pembangunan museumnya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

“Jadi saya kira rencana pemerintah ini kurang pas, bahkan program yang dipaksakan, karena kita tahu sendiri jika program ini yang berjalan pemerintah tidak dapat apa apa, karena bantuannya tidak bisa dimainkan. Tapi jika proyek kita tau sendiri bagai mana permainan mereka,” ungkapnya.

Yang lebih mirisnya lagi, saat hutang ini masih berjalan Bupati Dendi tidak lagi menjabat sebagai bupati.

“Jangka pinjaman 4 tahun dari 2022  sampai dengan 2025. Artinya hutang masih berjalan Dendi sudah tidak lagi menjabat di sini, jadi dia tidak lagi memikirkan beban hutang di masa dia,” sesalnya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Terkait hal ini lanjut Tanjung pihaknya juga akan mempertanyakan kepada pihak DPRD.

“Nah ini juga nanti akan kita pertanyakan kepada DPRD, kok bisa rencana program seperti ini bisa disetujui, apa lagi saat ini sudah masuk dalam pembahasan. Kalau mereka masih memaksakan ini semua terpaksa kita akan koordinasi juga dengan KPK supaya permainan ini dipantau oleh KPK, dari mulai lelangnya, pengerjaannya kita minta KPK untuk memantaunya,” tegas Tanjung. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB