JPPR Prediksi Partisipan Pilwakot Bandarlampung 2020 Turun

Redaksi

Selasa, 8 Desember 2020 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator JPPR Lampung Erfan Zain dalam kegiatan konferensi pers bersama awak media di Gedung Pengurus Wilayah Muhammadiyah Lampung, Selasa (8/12). Foto: Netizenku.com

Koordinator JPPR Lampung Erfan Zain dalam kegiatan konferensi pers bersama awak media di Gedung Pengurus Wilayah Muhammadiyah Lampung, Selasa (8/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Provinsi Lampung memprediksi tingkat partisipasi masyarakat Kota Tapis Berseri di Pilwakot Bandarlampung pada Rabu (9/12) besok, menurun atau jauh dari target nasional yang telah ditetapkan sebesar 77,5 persen.

Selain sulit mencapai target nasional, JPPR juga memprediksi partisipan Pilwakot tahun ini lebih rendah dibandingkan 2015 lalu sebesar 66,8 persen.

\”Secara persentase kami tidak menghitung untuk tahun ini, tapi kami khawatir target yang 77,5 persen itu tidak tercapai. Ini yang kami khawatirkan, beberapa hari terakhir KPU Bandarlampung fokus pada sistem rekapitulasi elektronik (Sirekap), padahal ada penerapan protokol kesehatan yang masyarakat perlu tahu,\” kata Koordinator JPPR Lampung Erfan Zain di Bandarlampung, Selasa (8/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, protokol kesehatan menjadi salah satu penyebab yang mempengaruhi partisipasi masyarakat. Ketidaktahuan warga pemilih terhadap 15 hal baru terkait protokol kesehatan di tempat pemungutan suara (TPS) dapat menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan terinfeksi Covid-19.

\”Ketika masyarakat tidak tahu menerapkan protokol kesehatan, saya khawatir mereka takut datang ke TPS. Saya sampaikan, KPU sudah punya kesepakatan untuk memastikan TPS sehat dan bersih,\” ujar dia.

Erfan menyesalkan sikap KPU yang dalam beberapa hari terakhir menjelang pemungutan suara lebih fokus pada simulasi aplikasi Sirekap daripada menyosialisasikan protokol kesehatan.

Selain minim sosialisasi protokol kesehatan, JPPR juga menilai tingkat partisipan rendah disebabkan visi misi pasangan calon tidak tersampaikan kepada masyarakat Bandarlampung.

\”Berkaca pada partisipasi masyarakat ketika debat publik, hanya beberapa persen yang mengikuti di media. Dari situ saja kita bisa melihat, bagaimana masyarakat bisa tahu tentang visi dan misi calonnya,\” katanya.

Erfan memahami kegiatan debat publik peserta Pilwakot terbatas karena harus menerapkan protokol kesehatan. KPU tidak bisa menghadirkan banyak orang, maka KPU menyiasatinya lewat media elektronik yang disiarkan secara langsung.

\”Jadi kami khawatir target itu tidak akan tercapai, maka kami punya prasangka target partisipan hari ini bisa lebih rendah dari yang kemarin,\” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB