Tubaba Ajukan Bantuan Ventilator ke DPR RI Melalui Fraksi Gerindra

Redaksi

Kamis, 24 September 2020 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) mengajukan bantuan ventilator (alat bantu pernafasan) ke DPR RI melalui Fraksi Partai Gerindra di Jakarta.

Permohonan bantuan tersebut dimaksudkan guna mencukupi kebutuhan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba, dan sebagai langkah antisipasi jika ada lonjakan kasus Covid-19 di bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, S.Kep,Ns,MM, mengatakan pengajuan permohonan bantuan tersebut dilakukan karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah dalam memenuhi alat kesehatan di RSUD pada tahun ini, sementara alat kesehatan berupa ventilator tersebut juga sangat dibutuhkan dalam perawatan pasien yang terkonfimasi positif Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Minggu lalu ada 6 kabupaten yang mendapatkan alat ventilator dari Fraksi Gerindra di DPR RI melalui Pemprov Lampung, sehingga kami juga berupaya dengan mengajukan proposal ke DPR RI melalui Fraksi Gerindra tersebut. Mudah-mudahan yang kita ajukan ini dapat terwujud,\” kata dia, Rabu (23/9).

Baca Juga  KUA-PPAS APBD Tubaba 2027 Disepakati, Pemkab dan DPRD Fokuskan Anggaran untuk Kebutuhan Masyarakat

Majril menambahkan, saat ini kasus virus Corona atau Covid-19 di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung masih belum mereda, bahkan di beberapa kabupaten/kota hingga dua pekan di bulan September ini selalu ada penambahan kasus.

\”Permohonan bantuan alat ventilator ini sebagai antisipasi jika ada penambahan kasus Covid-19 di Tubaba, sehingga ketika ada kasus langsung tertangani,\” ulasnya.

Menurutnya, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tubaba sejak Maret hingga September 2020 tidak terlalu tinggi, jika dibandingkan dengan kabupaten/kota yang dalam sebulan terakhir meningkat cukup signifikan.

Sebab, dari Maret-April 2020 saat pertama kali warga Tubaba terkonfimasi positif Covid-19 yaitu dari kluster Gowa sebanyak 4 orang, dalam dalam kurun waktu dari Juli-September ada penambahan 10 kasus terkonfirmasi Covid-19 yang kesemuanya dari kluster Jakarta. Sehingga jumlah kasus Covid-19 di Tubaba semuanya berjumlah 14 orang dan setelah dilakukan penatalaksanaan penyembuhan diisolasi di RSUD Tubaba semua dinyatakan sembuh dan non kasus kematian.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

\”Alhamdulillah, semuanya sembuh setelah dilakukan isolasi dan dirawat di RSUD Tubaba, mereka semua kini sudah kembali ke rumah masing-masing. Semoga di Tubaba tidak mengalami lonjakan kasus,\” harapnya.

Kendati demikian, Majril tetap meminta masyarakat waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, melalui gerakan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta menjaga jarak dengan orang lain saat berinteraksi. Hal ini guna mencegah penularan yang masif dan cepat jika ada orang yang membawa virus Covid-19 di masyarakat.

Baca Juga  Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

\”Selain dengan 3M, pencegahan penularan virus juga bisa dilakukan dengan meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh melalui makan makanan bergizi seimbang, rajin berolah raga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta mengonsumsi berbagai vitamin/suplemen jika tubuh sedang lelah,\” ujarnya.

Terkait fasilitas ruang rawat inap/ruang isolasi di RSUD Tubaba, Majril juga mengungkapkan, bahwa untuk ketersediaan ruangan sudah cukup memadai, berjumlah 11 unit ruangan dengan tempat tidur. Tapi untuk peralatan memang masih sangat terbatas, terutama alat-alat untuk penanganan jika terjadi kegawatdaruratan nafas.

Diketahui, bahwa Covid-19 ini menyerang saluran pernafasan/sistem pernafasan, oleh karena itu kebanyakan pasien yang terkonfirmasi positif jika timbul gejala rata-rata batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, akibat tersumbatnya saluran pernafasan karena banyaknya sekret/lendir, maka dibutuhkan alat ventilator. (Arie/len)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB