Agrowisata Unila, Kebun Penelitian dan Sarana Edukasi

Redaksi

Rabu, 2 September 2020 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Lampung Prof Dr Karomani MSi bersama civitas akademika melakukan panen perdana melon sekaligus membuka Kebun Agrowisata Unila untuk umum di kampus setempat, Rabu (2/9). Foto: Netizenku.com

Rektor Universitas Lampung Prof Dr Karomani MSi bersama civitas akademika melakukan panen perdana melon sekaligus membuka Kebun Agrowisata Unila untuk umum di kampus setempat, Rabu (2/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Dr Karomani MSi secara resmi membuka Kebun Agrowisata Unila, Rabu (2/9).

Kebun seluas kurang lebih 1,5 hektare tersebut memanfaatkan lahan yang tidak terpakai dan ditanami melon yang dapat digunakan sebagai tempat praktikum dan penelitian.

Saat membuka dan melakukan panen perdana melon, Prof Karomani berharap Kebun Agrowisata Unila mampu menginspirasi para petani di pedesaan serta menjalin kerja sama dengan mitra dan Fakultas Pertanian Unila dalam hal pemasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Maka kadang kala mereka hancur karena hasil pertaniannya tidak ada yang advokasi, tidak ada yang memasarkan. Sehingga petani kecil betul-betul yang paling menderita,\” katanya.

Dengan kerja sama melalui Fakultas Pertanian, Prof Karomani ingin mengangkat harkat para petani kecil di desa, karena hal tersebut sejalan dengan konsep yang diusung Pemerintah Provinsi Lampung, Petani Berjaya.

\”Dan saya juga berfikir untuk apa di Unila ada Fakultas Pertanian, kalau petani kita di Lampung masih menderita tidak bisa kita layani,\” tegasnya.

Panen perdana melon kali ini, Kebun Agrowisata Unila menghasilkan 25 ton. Perwakilan Mitra Usaha Unila, Sari Rogo, mengatakan terdapat empat jenis melon yaitu golden, apolo, honey, dan rock.

Dan yang menjadi favorit adalah melon jenis honey yang diberi nama melon titanium.

\”Melon jenis ini masih jarang dikembangkan di Lampung, dan kita beri nama melon titanium, rasanya sangat segar dan manis,” kata Sari.

Grand opening Kebun Agrowisata Unila ramai dikunjungi warga. Dengan membayar tiket masuk seharga Rp10.000 perorang, pengunjung dapat menikmati keasrian kebun serta menikmati melon dengan memetik langsung. Pengunjung akan dikenakan biaya Rp10.000-Rp25.000 perkilogram sesuai jenisnya.

Namun demikian, karena masih dalam masa pandemi covid-19 para pengunjung masih dibatasi hingga sepuluh orang dengan didampingi panitia yang merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Unila sebanyak 17 orang.

Salah satu pengunjung kebun, Yulina warga Bandarlampung terlihat antusias, dia mengaku mengetahui adanya Kebun Agrowisata Unila dari media sosial.

\”Kebunnya bagus, jadi kita kalau mau wisata juga enggak jauh-jauh,\” katanya.

Sementara pengunjung lain, Suarni yang mengajak serta suami dan anak-anaknya mengapresiasi kehadiran Kebun Agrowisata Unila karena dapat menjadi sarana edukasi.

\”Supaya masyarakat juga tahu bagaimana proses penanaman dan panennya. Jadi bukan hanya beli langsung di pasar,\” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB