BEM Unila Minta Bawaslu Berani dan Tegas

Redaksi

Selasa, 1 September 2020 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansah menerima kunjungan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila), Selasa (1/9). Foto: Netizenku.com

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansah menerima kunjungan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila), Selasa (1/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila) Irfan Fauzi Rachman meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandarlampung bersikap berani dan tegas dalam menindak setiap pelanggaran tanpa pandang bulu.

\”Pilkada walau berlangsung dalam situasi panas, kita berharap pilkada tetap berjalan sesuai regulasi. Karena proses yang baik akan menghasilkan pemimpin yang baik,\” kata Irfan dalam kunjungannya ke Bawaslu setempat, Selasa (1/9).

BEM Unila membentuk tim mahasiswa untuk membantu tugas-tugas pengawas pemilu di 8 kabupaten/kota se-Lampung yang menggelar Pilkada Serentak Tahun 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam upaya menyelamatkan demokrasi.

\”Di dalam kondisi pandemik seperti ini kita menginginkan pilkada yang sehat, bermartabat, dan tidak ada unsur pelanggaran yang sebelumnya sering terjadi, seperti politik uang,\” ujarnya.

Kunjungan BEM Unila merupakan road show ke KPU dan Bawaslu yang menyelenggarakan pilkada dan akan membuat pakta integritas antara penyelenggara, peserta, dan masyarakat.

\”Tim mahasiswa akan mengedukasi masyarakat secara langsung,\” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengapresiasi keperdulian BEM Unila.

\”Audiensi BEM Unila dalam rangka silaturahmi dan ingin juga terlibat di dalam memberikan informasi kepada pengawas pemilu,\” kata Candra.

Dalam pertemuan tersebut, Candrawansah menyampaikan tahapan-tahapan krusial yang membutuhkan pengawasan lebih seperti tahapan penyusunan daftar pemilih dan kampanye.

\”Cek dirinya masing-masing, masuk enggak dalam daftar pemilih, kemudian keluarganya. Lalu tahapan kampanye terkait dengan bagaimana masyarakat bisa berani menolak politik uang,\” ujar dia.

Masyarakat bisa melaporkan secara formal kepada pengawas pemilu dengan didampingi pihak BEM Unila.

Namun Candra mengingatkan, dalam proses sebuah pelaporan, pelapor harus memiliki e-KTP Bandarlampung.

\”Jika bukan warga Bandarlampung maka laporan pelanggaran akan dijadikan temuan oleh Bawaslu,\” tutupnya. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Jejak Ponsel Antar Polisi Ungkap Persembunyian Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Dengarkan Radio Rapemda, Pengerusi Koperasi Malaysia Jajaki Potensi Mocaf Pringsewuu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Berita Terbaru