Bandarlampung (Netizenku.com): PW (20) yang merupakan teman dekat Buncis (nama samaran), mahasiswi dari salah satu universitas negeri di Lampung, merasa terkejut setelah mengetahui sahabatnya terlibat dalam praktik prostitusi.
Menariknya, diketahui Buncis telah terlibat dalam dunia prostitusi sejak di bangku SMA.
\”Ya kaget. Nggak nyangka awalnya, padahal anaknya baik, biasa aja, tapi ya kok bisa. Marah juga sih ketika tahu,\” ungkapnya, kepada Netizenku.com, Jumat (13/3) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut mahisiswi semester dua ini, tindakan sahabatnya itu tak patut dilakukan. Pasalnya, Buncis kerap menjual teman-temannya ke pria hidung belang guna mendapatkan keuntungan.
\”Kenapa harus kaya gitu untuk dapatkan uang. Dia jahat dong, dia itu kan jual kawan-kawan dia loh itu,\” kata dia.
Padahal, PW seringkali menasihati Buncis agar tidak melakukan hal tersebut, namun pesannya tak digubris. Dan hingga kini, Buncis masih eksis melakukan praktik yang jelas dapat menyeretnya ke ranah pidana.
Tentunya Buncis melakukan hal tersebut tanpa sepengetahuan orang tua. PW menceritakan bahwa Buncis kerap keluar malam dengan izin menginap di rumah teman.
Namun nyatanya, Buncis justru pergi ke sebuah kelab malam di Kota Bandarlampung. Ia juga mengaku seringkali diajak Buncis ke kelab malam di hotel bintang empat tersebut.
\”Orang tua nggak tahu. Kalau tahu ya pasti marah banget,\” kata dia,\”pernah diajak ke kelab malam tetapi ya nggak pernah mau, karena sudah tahu kaya gitu.\”
Mengulik lebih dalam, perekonomian dalam kehidupan Buncis rupanya tergolong menengah alias berkecukupan. Namun, lantaran gaya hidup yang terus menuntut, perlahan menghantarkan Buncis menuju gerbang dunia malam.
\”Sebenernya dibilang nggak mampu ya enggak juga. Cuma memang karena dia berasa kurang uang terus jadi dia kaya gitu,\” jelasnya. (Adi)
Berita lainnya:
Ayam Kampus Bandarlampung Dibanderol Rp1,5 juta hingga Rp10 jutaan








