Kabid Tibum Satpol PP Akui Terima Uang dari Pedagang

Redaksi

Senin, 3 Februari 2020 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Bandarlampung, Jan Roma. (Dok.Nk)

Foto: Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Bandarlampung, Jan Roma. (Dok.Nk)

 

Bandarlampung (Netizenku.com): Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Bandarlampung, Jan Roma, membantah adanya tudingan dugaan pungutan liar (pungli) terhadapnya. Laporan itu disampaikan seorang pedagang di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandarlampung.

Dikonfirmasi, Jan Roma mengatakan bahwa dirinya tak pernah merasa melakukan pungutan liar tersebut. Akan tetapi dirinya mengaku pernah menerima uang dari pedagang yang melaporkannya kepada Walikota Bandarlampung, Herman HN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kalau pungutan sepanjang jalan itu nggak ada. Tapi enggak, yang namanya sudah tiap bulan itu enggak ada, baru sekali dua kali, selama empat tahun saya bekerja,\” ujar Jan Roma, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (3/2).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Ia menegaskan dirinya tak pernah melakukan pungutan liar tersebut. Di sepanjang Jalan Teuku Umar, lanjut Jan, terdapat ratusan pedagang, ia mempersilahkan untuk melakukan pengecekan di lapangan secara langsung.

\”Makanya saya bilang sama kawan-kawan, boleh di cek lah sepanjang Jalan Teuku Umar sampai Tugu Radin intan Itu kan ada ratusan PKL, sore malam,\” jelasnya.

Akan tetapi, Jan Roma mengakui pernah menerima uang tersebut. Namun tidak begitu sering, hanya satu atau dua kali saja.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Cuma sekali, kebetulan \’pak ini pak,\’ kok lanjut ceritanya panjang. Ini musibah gara-gara pedagang pernah ngasih. Ya saya lebih baik istiqfar aja,\” ungkapnya.

Namun ia tidak merasa bahwa penerimaan itu merupakan kegiatan pungli. Dirinya menegaskan tidak ada unsur-unsur pengancaman terhadap para pedagang.

\”Kita kan bukan pungli ya, artinya bukan maksa-maksa. Nggak ada unsur kita mau ngancam-ngancam,\” pungkasnya.

Diberitakan Sebelumnya, seorang pedagang kaki lima (PKL) di Kedaton melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Bandarlampung.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Laporan itu disampaikan secara terbuka pada dialog bersama Walikota Bandarlampung, Herman HN, saat meresmikan Kantor Kelurahan Surabaya, Kedaton, Senin (3/2).

\”Dimintai tiap bulan dengan pol PP, Jan Roma, dia bilang kena trotoar, padahal saya buka di depan toko,\” jelasnya kepada Herman HN.

Sementara, ketika dikonfirmasi ulang, Leha menjelaskan bahwa pada setiap bulannya dirinya dimintai uang sebesar Rp50 ribu setiap bulannya.

\”Ya nggak maksa sih, tapi kalau nggak ngasih ya dia datang lagi,\” jelasnya. (Adi)

 

 

  1. Baca berita terkait: http://netizenku.com/wp/dugaan-pungli-oknum-satpol-pp-pedagang-lapor-walikota/

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB