Pencarian Anak Hanyut di Kali Bandarlampung Terus Berlanjut

Redaksi

Rabu, 8 Januari 2020 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim Rescue yang tengah mencari korban hanyut di Pesisir Gunung Kunyit, Sukaraja, Rabu (8/1).

Foto: Tim Rescue yang tengah mencari korban hanyut di Pesisir Gunung Kunyit, Sukaraja, Rabu (8/1).

Bandarlampung (Netizenku.com): Sebanyak 95 personel Tim rescue gabungan, yang terdiri dari BPBD, Polda, Polairut, Kodim, Basarnas, PMI, Tagana, dan pecinta alam, terus melakukan pencarian korban anak hanyut di sungai, Rabu (8/1) sekitar pukul 8.30 Wib.

Pencarian dilakukan dengan dua metode, sebagian tim melakukan penyisiran sungai. Personel terbagi menjadi lima tim untuk menyisir sungai secara estafet. Kemudian, sebagian tim lainnya melakukan penyisiran ke laut menggunakan perahu karet.

\”Tim di bagi menjadi 5 tim jadi estafet dari titik 1 sampe titik 5. Perahu karet tetep nyisir di laut. Dari Basarnas BPBD Polairut Kodim Polda,\” kata salah seorang tim rescue, Pram.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hingga saat ini pencarian Akbar belum membuahkan hasil. Pencarian akan dilanjutkan usai jam istirahat, sekitar pukul 13.00 Wib.

\”Saat ini belum ditemukan, tim juga lagi istirahat, kemudian setelah makan siang akan dilanjutkan,\” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Akbar, seorang anak berumur 10 tahun hanyut terbawa arus air saat bermain hujan di pinggir kali atau sungai di Jalan Dr. Cipto Mangkusumo, Gang Anyelir Kampung Baru, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa (7/1) sore.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Menurut keterangan salah satu warga di lokasi, Caswati, sekaligus sebagai saksi yang melihat kejadian secara langsung, seorang anak dari ibu Purwati tersebut bermain hujan sekitar pukul 16.00 Wib. Sebelum peristiwa terjadi dirinya mengaku sudah member peringatan terhadap Akbar ahar tidak bermain di hujan di sekitar sungai.

Tiga jam berlangsung jasad Akbar masih dalam pencarian. Dari pantauan di lokasi, terlihat petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bandarlampung, PMI dan Polsek Telukbetung Utara melakukan penulusuran. Pencarian dimulai dari lokasi kejadian hingga muara yang berada di Gunung Kunyit, Sukaraja.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Hingga lima jam berlangsung, sekitar pukul 21.00 Wib, pencarian dihentikan. Kemudian, pencarian di lanjutkan oleh tim rescue pecinta alam hingga sekitar pukul 00.00 wib. (Adi)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB