Kerajinan Sulam Usus: Sempat Ditolak Hingga Merakyat

Redaksi

Senin, 23 Desember 2019 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sempat mengalami penolakan di publik, inovasi kerajinan sulam usus melejit menjadi hal yang sangat menarik.

Dahulu, sulam usus hanyalah sebuah kerajinan yang hanya berbentuk taplak meja. Salah seorang pencetus sulam usus, Aan Ibrahim, menginovasikan sulam usus tumbuh berkembang menjajaki dunia fashionable.

Tidak mudah, ide ini tentunya sempat mendapat penolakan masyarakat. Ide membuat taplak meja menjadi pakaian sempat dianggap aneh bagi beberapa kalangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Awalnya saya yang membuat, banyak yang mencomooh, lama-lama ke sini ya bagus. Sekarang ini malah justru bagaiamana sulam usus ini dapat disukai oleh semua kalangan,\” kata Aan.

Baca Juga  1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Namun, berkat ketekunan melestarikan budaya, pasar pun dapat diciptakan. Sulam usus kini telah melejit hingga perkancahan nasional, bahkan internasional.

\”Artinya karya kita dihargai, dan masyarakat Kota Bandarlampung sudah mencintai sulam usus. Sudah cukup baik tapi akan kita tingkatkan lagi. Kalau di Bandarlampung saya kira sudah memasyarakat,\” ungkapnya.

Saat ini, para pengerajin tengah mengincar sulam usus dapat dicintai kaum milenial. Ini merupakan tantangan terbesar, mengingat fashion yang kini melekat dengan khas simple membuat para pengrajin mengemas sulam usus sedemikian rupa agar dapat diterima.

Baca Juga  Bandar Lampung Expo Bukukan Transaksi Rp3,1 Miliar

\”Akan kita inovasikan, bagaimana caranya agar dapat memasyarakat hingga kaum milenial. Itu lah gunanya kita membuat supaya anak muda ingin mengenakan dan mencintainya,\” bebernya.

Keberhasilan ini tentunya membutuhkan berbagai dorongan, khususnya di sektor pemerintah juga tidak ketinggalan. Sulam Tapis yang diklaim sebagai icon Kota Tapis Berseri ini, didorong untuk dilestarikan.

\”Bunda juga sudah mempromosikan kebaya sulam usus ini ke beberapa negara, dan antusiasnya cukup luar biasa. Sehingga April 2020, nanti mewakili Bandar Lampung kami diundang ke negara meksiko dalam rangka HUT Kota di Meksiko untuk membuka pameran sulam usus,\” kata Ketua Dekranasda Kota Bandarlampung, Eva Dwiana Herman HN, di Lapangan Korem 043/Gatam, Senin (23/12).

Baca Juga  Eva Bawa Semangat Kolaborasi dari Rakernas APEKSI

Menurut wanita yang akrab disapa Bunda Eva ini, upaya tersebut guna melestarikan tradisi dan budaya di kota setempat, di mana generasi milenial menjadi target utama untuk menyadari bahwa Kota Bandarlampung memiliki pakaian adat yang luar biasa.

\”Sehingga kita semakin melestarikan budaya dan tradisi kita, agar anak-anak milenial saat ini tau, generasi penerus setelahnya tau kita memiliki kebaya ciri khas tersendiri, kostum adat yang luar biasa,\” ujarnya. (Adi)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB