BANDAR LAMPUNG – Bandar Lampung Expo 2026 mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp3,1 miliar. Nilai transaksi itu meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang membukukan Rp2,4 miliar.
(Netizenku.com): Kenaikan transaksi didorong tingginya minat masyarakat terhadap produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, sektor kuliner juga menjadi penyumbang terbesar selama pameran berlangsung.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan pelaku usaha lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hasil transaksi di Bandar Lampung Expo 2026 mencapai Rp3,1 miliar. Ada peningkatan dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp2,4 miliar. Sektor UMKM dan kuliner menjadi penyumbang terbanyak,” kata Erwin, Jumat (24/7/2026).
Expo Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-344 Kota Bandar Lampung yang ditutup melalui penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026.
Menurut Eva, expo tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
“Ini pesta masyarakat untuk meningkatkan UMKM. Harapan kita UMKM bisa memberikan PAD yang lebih banyak lagi,” ujar Eva Dwiana.
Eva berharap geliat ekonomi yang tercipta selama expo terus berlanjut. Ia menilai pertumbuhan usaha lokal akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Bandar Lampung.
“Harapan kami Kota Bandar Lampung terus berkembang, terutama dalam pembangunan,” katanya.(*)








