Penerimaan Pajak DJP Bengkulu Lampung Capai 70 Persen

Redaksi

Rabu, 20 November 2019 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Realisasi penerimaan pajak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu-Lampung mencapai 70 persen dari target Rp11,023 Triliun.

Hal itu disampaikan Kepala Kanwil DJP Bengkulu Lampung, Eddi Wahyudi, pada kegiatan media gatering, Hotel Novotel, Bandarlampung, Rabu (20/11).

\”Kalau di Lampung ini tertinggi dari komoditas, saat ini sudah sekitar 65 sampai 70 persen. Target kita tahun ini 11,023 triliun. Lampung sekitar 8 triliun, Bengkulu sekitar 3 triliun,\” kata dia.

Baca Juga  Gubernur Mirza Ajak KAHMI Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor dominan penyumbang pajak terbesar yakni komoditas. Sektor komoditas bagian terbesar di Lampung salah satunya, sawit, gula, kopi, dan sebagainya.

Meski demikian, Eddi mengungkapkan bahwa meskipun sektor komoditas penunjang terbesar penghasil pajak, akan tetapi sektor komoditas saat ini sedang tidak terlalu baik.

Baca Juga  Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

\”Komoditas memang masih banyak yang drop, harga komoditas sedang tidak terlalu baik,\” sambungnya.

Kendati demikian, DJP Bengkulu-Lampung juga meluncurkan program dalam mendorong pertumbuhan pajak di wilayah setempat. Salah satunya yakni dukungan terhadap UKM.

\”Tentunya semua yang bergerak dominan di komoditas, mulai bergerak lagi perdagangan dan infrastruktur. Kita juga ada hal baru untuk mendorong UKM untuk tetap tumbuh,\” bebernya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Selain itu, Eddi mengungkapkan bahwa DJP Bengkulu-Lampung mendapatkan peringkat ke dua di jajaran kementerian keuangan, dan meraih skor integritas tertinggi, serta menjadi kanwil terbaik untuk saat ini. (Adi)

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB