Tersangka Pembuat Senpi Rakitan Dikenal Gaul dan Supel

Redaksi

Selasa, 2 Juli 2019 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metro (Netizenku.com): Tersangka dugaan kepemilikan dan pembuatan senjata api rakitan, Yoga Andi Cahya alias YAC dikenal sebagai orang yang supel dan gaul di lingkungannya.

Pantauan media saat menyambangi rumah tersangka di Jalan Beruang, Gang Paving, RT 24 RW 04, Kel Purwosari, Metro Utara yang diduga sebagai pabrik atau lokasi perakitan senjata api ilegal pasca penangkapan oleh Polda Lampung dalam kondisi sepi dan tergembok, Selasa (2/7).

Dari pantauan luar, rumah laiknya hunian keluarga. Tidak tampak adanya aktivitas mencurigakan seperti alat-alat produksi. Hanya saja, pada bagian depan samping ada kamar yang tertulis sebagai laboratorium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nani, tetangga sebelah rumah tersangka mengatakan, dirinya tidak tahu jika pelaku merupakan perakit senjata api ilegal. Karena selama ini dikenal berprofesi sebagai guru.

“Cuma kita tidak tahu PNS apa bukan. Tahu ngajar saja, dimana juga kurang paham,” tukasnya.

Dijelaskannya, pelaku telah tinggal sekitar dua tahun bersama dengan istrinya yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan. Selama ini, Nani dan keluarganya tidak pernah mendengar adanya aktivitas mencurigakan dari tersangka.

“Kalau suara mesin, apa gerinda motong gitu, selama ini sih kita tidak pernah dengar ya. Kita juga baru tahu. Tapi, kalau hobi nembak burung, itu kita tahu. Memang beliau sering berburu burung pakai senapan angin. Dia kan ada komunitasnya gitu,” ungkapnya.

Ia menilai, pelaku merupakan orang yang ramah dan suka menegur tetangga. Bukan merupakan orang yang tertutup.

“Gaullah. Kalau tertutup sih enggak. Baik juga. Kita tahu ya Sabtu pagi itu dibawa polisi, ditangkapnya di jalan katanya. Terus ke sini dibawa. Gitu saja kita tahunya,” ungkapnya.

Sementara Sigit, warga setempat mengaku, baru mengetahui adanya pabrik senjata di daerahnya dari berita di media sosial.

“Kita juga baru tahu kemarin itu ramai berita. Saya lihat facebook di Metro ada pabrik senjata. Baru tahu itu. Ya kaget juga ternyata dekat sini lokasinya. Tadi juga ada polisi datang,” imbuhnya.

Adapun Ketua RT 24 Solihin saat didatangi awak media tidak berada di rumah. Sementara anak Solihin saat ditanya juga tidak mengetahui dan juga mendengar adanya penggerebakan pada Sabtu pagi di rumah kontrakan wilayah setempat.

Terpisah, Ketua RW 04 Purwosari Tukijo menjelaskan, pihaknya juga tidak mengetahui adanya penggrebekan pada Sabtu pagi di wilayahnya. Pun demikian dengan adanya aktivitas produksi senjata api ilegal.

“Kalau rumah kontrakan di situ, ya ada dua itu. Kalau betul pelakunya itu, ya rumahnya yang cat merah hitam. Itu kontrakan. Mungkin pak RT yang lebih tahu. Kalau kita cuma dapat laporan saja. Tapi enggak ada laporan juga dari kemarin,” tuturnya.

Ia menceritakan, selama ini tidak pernah ada kegiatan mencurigakan yang dilakukan oleh warganya. Karena hampir semua yang bermukim di wilayah setempat merupakan warga lama. Sehingga saling mengenal satu sama lain. Mulai dari pekerjaan dan lainnya.

“Saya di sini membawahi empat RT. Sebenarnya kita enggak mau jadi RW lagi, sudah kelamaan, tapi warga suruh saya lagi. Makanya kalau asli sini saya kenal. Cuma kalau warga kontrakan kita kurang paham. Itu sepertinya yang istrinya bidan apa perawat gitu ya. Di sini bagus kekeluargaannya. Bahkan ada paguyuban,” bebernya. (Rival)

Berita Terkait

Wagub Jihan Dampingi Mendukbangga Pada Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2025
Tondi Muamar Tegaskan Pancasila Jaga Pangaruh Hal Negatif
Bawaslu Lampung Tegaskan Pentingnynya Tertib Administrasi dan Akuraasi Pelaporan Divisi Hukum
Anggota Komisi IV DPR Irham Jafar dan I Ketut Suwendra Sidak ke Bulog Metro, Hasilnya?
Rahmat Mirzani Djausal Tinjau Pelaksanaan Program MBG di Metro
Bola Panas, KPU Metro Batalkan Pencalonan Wahdi-Qomaru
Qomaru Bersalah Langgar Pidana Pemilu Segini Besar Dendanya
PN Kota Metro Dijaga Ketat, Qomaru Zaman Datang Bawa Tim Sukses

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB